Kemenangan kelima yang diraih Jorge Lorenzo musim ini membuat Lorenzo kini meraih 219 poin. Poin pembalap Yamaha itu setara dengan jumlah poin yang diraih Dani Pedrosa dari Repsol Honda. Penguasa puncak klasemen masih Marc Marquez yang unggul 34 poin dari Lorenzo. Sehingga dengan selisih poin sebanyak itu, Lorenzo wajib untuk terus tampil agresif di lima seri tersisa musim ini.
"Lima kemenangan adalah jumlah yang sangat banyak bagi pembalap yang menempati peringkat kedua klasemen. Yang disayangkan adalah Saya telah membuat kesalahan saat di Assen dan juga di Sachsenring. Dalam dua kesempatan itu semua adalah salahku, dan sekarang Saya harus menebus kesahalan itu," kata Lorenzo seperti dilansir independent.co.uk.
"Yang lalu biarlah berlalu, kita tak bisa lagi mengubahnya dan sekarang kita harus melihat ke depan. Lebih banyak lagi usaha memperbaiki kemampuan motor dan berusaha untuk menang terus di semua seri tersisa," katanya.
"Jika kita ingin meraih gelar juara di persaingan balap ini maka kita harus memenangkan seri balapan. Marc adalah pembalap yang sangat kuat, dia selalu konsisten menempati posisi pertama dan kedua. Jadi dia adalah rival yang sangat tangguh dan sulit untuk dikalahkan. Tapi kita harus tetap berusaha dan itulah yang akan kami lakukan," kata Marquez.
Lorenzo dan Marquez sempat terlibat pertarungan sengit di beberapa seri balapan. Di antaranya saat bersaing di Silverstone, Inggris. Namun saat di San Marino, Lorenzo menang dengan mudah. Dia tak mendapat tekanan dari Marquez bahkan dia bisa unggul dengan selisih tiga detik, selisih waktu yang sangat berbeda jauh antara dua pembalap dalam sebuah seri balapan.
Kemenangan ini merupakan kemenangan yang Ke-49 yang diraih Lorenzo dalam kariernya. Sedangkan khusus di kelas paling bergengsi, ini adalah kemenangan yang Ke-28.
MotoGP akan menghadapi seri Ke-14. Seri Ke-14 akan digelar di sirkuit Aragon, Spanyol tanggal 29 September. Seri terakhir akan digelar di Valencia tanggal 10 November, namun sebelumnya balapan akan digelar di Malaysia, Australia, dan Jepang.
Momentum balapan saat ini ada di tangan Lorenzo dengan dua kemenangan beruntun yang diraihnya di Silverstone dan San Marino. Kondisi fisiknya juga sudah kembali bugar setelah menjalani dua kali operasi karena mengalami patah tulang selangka.
Yamaha di akhir kompetisi tahun ini berada dalam situasi yang agak berbeda dengan persaingan balap pada dua tahun sebelumnya. Jika sebelumnya mereka telah meraih lebih banyak keunggulan di paro pertama hingga pertengahan paro kedua, kali ini Yamaha dalam posisi tertinggal dari Honda.
Pada persaingan musim 2012 misalnya. Meski Lorenzo dari tim Yamaha berhasil menjadi juara, namun di tahun tersebut rider dari tim Repsol Honda memiliki catatan jumlah kemenangan yang lebih banyak. Rider Honda merebut 12 kemenangan dari 18 seri balapan di 2012.
Bahkan jika dilihat lebih spesifik lagi pada lima seri balapan terakhir, tim Repsol Honda mendominasi dengan memborong lima kemenangan terakhir 2012. Dani Pedrosa meraih empat kemenangan, sedangkan Casey Stoner meraih satu kemenangan dari lima seri terakhir tersebut.
Honda juga terlihat sebagai tim yang paling dominan meraih kemenangan di lima seri balapan terakhir pada tahun sebelumnya. pada 2011, mereka meraih empat kemenangan dari lima seri terakhir. Ini tidak termasuk seri balapan di Sepang-Malaysia. Karena pada musim 2011, seri balapan di Sepang-Malaysia dibatalkan karena terjadi insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa Marco Simoncelli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar