Meski jarang diapresiasi, barisan pertahanan suatu tim memegang peranan penting. Pertahanan yang kokoh tak jarang mampu mengangkat prestasi klub. Musim 2011/2012 misalnya, pertahanan kokoh Borussia Moenchengladbach mengantar mereka ke Liga Champions. Musim itu, 24 gol yang bersarang ke gawang Gladbach hanya kalah dari Bayern Muenchen (22 gol).
Sedangkan musim lalu, pertandingan Bayern Muenchen vs Bayer Leverkusen menunjukkan bagaimana pertahanan menjadi pembeda. Serangan bergelombang Bayern Muenchen hanya menghasilkan satu gol akibat kokohnya pertahanan Leverkusen. Sebaliknya, dua gol yang memenangkan Leverkusen terjadi akibat lengahnya pertahanan Bayern.
Memasuki musim 2013/2014 berikut beberapa barisan pertahanan yang berpotensi menjadi yang terbaik di Bundesliga:
1. Bayern Muenchen
Tidak mungkin tidak menyebut barisan pertahanan Bayern Muenchen sebagai kandidat pertahanan paling kuat musim ini. Musim lalu, barisan pertahanan Bayern tampil perkasa dengan hanya kebobolan 18 gol. Rata-rata tembakan ke gawang Bayern juga paling sedikit di Bundesliga. Angka 8,2 tembakan yang diterima Bayern lebih kecil 1,6 dibanding peringkat kedua Borussia Dortmund.
Komposisi pemain bertahan Bayern tak berubah dibanding musim lalu. Kiper nomor satu Jerman Manuel Neuer masih akan berdiri di bawah mistar. Kapten Philipp Lahm di bek kanan dan David Alaba di kiri. Dante masih akan menjadi andalan di jantung pertahanan. Dengan komposisi yang tak berubah Bayern sangat berpotensi mengulang catatan impresif musim lalu.
Hal yang ditunggu-tunggu banyak pihak dari lini belakang Bayern musim ini adalah siapa tandem Dante di jantung pertahanan. Pep Guardiola disebut-sebut akan memainkan gelandang Javi Martinez sebagai bek tengah, menggeser Jerome Boateng. Pemain asal Spanyol tersebut memang sering dimainkan sebagai bek tengah semasa memperkuat Athletic Bilbao.
Memainkan Martinez sebagai bek tengah akan menambah superioritas penguasaan bola Bayern. Sesuai dengan filosofi Pep Guardiola. Namun di sisi lain Bayern akan lebih rawan terhadap serangan cepat.
Beranikah Pep memainkan Martinez di posisi bek tengah? Atau Pep memilih mempertahankan komposisi kuartet bek musim lalu?
2. Borussia Dortmund
Duet Mats Hummels dan Neven Subotic disebut-sebut sebagai duet bek tengah paling menjanjikan di Eropa. Kekompakan dan kedisiplinan mereka dalam bertahan mengantar Dortmund menjuarai Bundesliga dua musim berturut-turut. Tak hanya itu, umpan akurat Mats Hummels sering kali berhasil membongkar pertahanan lawan. Musim lalu, cedera yang bergantian dialami Hummels dan Subotic berdampak pada konsistensi pertahanan Dortmund. Dortmund sering kali tidak bertahan baik. Gelandang Sven Bender bahkan menyebut hal ini sebagai penyebab kegagalan mereka mengejar Bayern Muenchen. Meski demikian rata-rata tembakan yang diterima Dortmund hanya 9,8 tembakan per pertandingan, hanya kalah dari Bayern Muenchen.
Mengatasi problem konsistensi tersebut manajemen Dortmund mendatangkan Sokratis Papastathopoulos dari Werder Bremen. Sokratis akan menjadi pelapis yang kuat bagi Hummels dan Subotic. Ia juga bisa difungsikan sebagai bek kanan saat Lukasz Piszczek absen.
Potensi titik lemah di barisan belakang Dortmund adalah di sektor kiri. Bek kiri Marcel Schmelzer tak memiliki pelapis yang sepadan. Jika Schmelzer harus absen Juergen Klopp harus mencari solusi untuk menutup sektor kiri.
3. Bayer Leverkusen
Dalam dua musim terakhir, Bayer Leverkusen sukses meroketkan sejumlah pemain bertahan. Musim 2011/2012 kiper muda Bernd Leno muncul sebagai kandidat penerus Manuel Neuer. Sedangkan musim lalu, giliran bek Philipp Wollscheid dan Dani Carvajal muncul sebagai bintang baru.
Memasuki musim 2013/2014 Bernd Leno dan Philipp Wollscheid masih akan berkostum Die Werkself, namun tidak Dani Carvajal. Bek kanan asal Spanyol ini kembali ke Real Madrid setelah Los Blancos menebus klausul pembelian kembali senilai 6 juta euro. Kepergian Carvajal disiasati dengan merekrut bek muda Giulio Donati dari Inter Milan.
Selain Donati, Leverkusen juga mendatangkan Emir Spahic dan bek kiri Kontantinos Stafylidis. Spahic disiapkan untuk bersaing dengan bek tengah lain, sedangkan Stafylidis menggantikan Michal Kadlec yang hengkang ke Fenerbahce.
Meski komposisi pemain belakang berubah, pertahanan Leverkusen diprediksi akan tetap kokoh. Kehadiran tiga gelandang bertahan dalam skema 4-3-3/4-3-2-1 menjadi alasannya. Tiga gelandang bertahan yang mengisi lini tengah Leverkusen pun bukan pemain sembarangan. Stefan Reinartz, Lars Bender serta Simon Rolfes adalah pemain timnas Jerman yang akan menjamin pertahanan Leverkusen tetap solid.
4. Wolfsburg
Sejumlah pengamat menyebut Dieter Hecking lihai membangun organisasi pertahanan. Nuernberg dibawanya bertahan di Bundesliga meski perolehan gol mereka minim. Paruh kedua musim lalu, Hecking mengangkat Wolfsburg dari papan bawah.
Awal musim ini Wolfsburg mendatangkan dua pemain berkarakter bertahan, Timm Klose dan Luiz Gustavo. Klose adalah bek andalan Hecking semasa di Nuernberg. Berdasarkan skor situs Squawka.com Klose adalah pemain terbaik kedua Nuernberg musim lalu. Prosentase kemenangan duel perebutan bolanya adalah yang terbaik di Nuerberg (69 persen).
Sedangkan Luiz Gustavo adalah gelandang bertahan yang telah malang melintang di Bundesliga. Bersama Bayern Gustavo ikut membawa Die Roten menjuarai Liga Champions 2013.
Kedatangan Klose dan Gustavo melengkapi barisan pertahanan Wolfsburg yang telah dihuni Naldo dan kiper timnas Swiss Diego Benaglio. Jika Hecking mampu menyatukan pemain-pemain ini dalam satu sistem yang tepat, Wolfsburg berpotensi memiliki tembok pertahanan yang kokoh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar