Unggul materi pemain dan bertindak sebagai tuan rumah di Etihad Stadium, Manchester City di luar dugaan disingkirkan Wigan Athletic 2-1 di babak delapan besar Piala FA.
Manajer Manuel Pellegrini mengakui kekalahan mengejutkan dari klub yang musim lalu juga menundukkan City di final ajang yang sama itu bisa terjadi lantaran pasukannya memandang enteng ancaman The Latics, khususnya di paruh pertama.
The Eastlands tertinggal 2-0 terlebih dahulu usai kemasukan gol penalti Jordi Gomez di babak pertama dan James Perch di awal paruh kedua. Satu gol balasan Samir Nasri (68') gagal menghindarkan City dari kekalahan.
"Mungkin kami berpikir laga ini tidak terlalu sulit dan ketika kami bereaksi semuanya sudah terlambat," ucap Pellegrini di The Mirror.
"Kami melewati 55 menit kontra Wigan tanpa bermain di kecepatan yang mestinya kami tampilkan. Saya pikir itu paruh pertama terburuk yang kami tunjukkan di sini."
"Sekarang kami harus terus bermain di Liga Champions dan Liga Primer. Kami memiliki banyak hal untuk diperjuangkan hingga akhir musim."
City selanjutnya akan melawat ke markas Barcelona di leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (12/3), di mana mereka harus mengejar defisit agregat 2-0.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar