Rabu, 06 November 2013

Pencapaian Gemilang Atletico Madrid


Performa Atletico Madrid memang tengah impresif. Mengawali musim dengan delapan kemenangan beruntun bukanlah hal mudah, mengingat salah satu dari lawan yang mereka kalahkan tersebut adalah Real Madrid di Santiago Bernabeu. Mereka memang sempat terjungkal saat bersua Espanyol, namun selepas kekalahan tersebut, mereka kembali akrab dengan kemenangan. Total, mereka kini memenangi 11 dari 12 laga yang telah dilalui. Penyerang mereka Diego Costa juga terus menjaga produktivitas golnya yang hingga kini berjumlah 13, sama dengan torehan yang dibuat Cristiano Ronaldo, hingga Rabu (6/11).

Pendapat yang mengatakan bahwa La Liga Spanyol adalah liga yang dikuasai oleh duo Real Madrid dan Barcelona memang tidak sepenuhnya keliru. Dua tim dengan skuat bertabur bintang dunia ini memang mendominasi perebutan gelar dalam lima musim terakhir, bahkan jika melihat total perolehan gelar La Liga, jumlah gelar yang mereka berdua telah torehkan masih sulit ditandingi klub-klub lain. 

Untuk itulah apresiasi tinggi patut diberikan kepada tim-tim yang mampu mendobrak tradisi kuat tersebut. Jika Valencia mampu mengguncang publik Spanyol dengan beberapa kali mencuri gelar liga satu dekade lalu, maka kini mata publik menantikan dengan seksama pencapaian Atletico yang dalam dua musim terakhir muncul sebagai pesaing serius Madrid dan Barcelona.

Kekuatan dan Ciri Khas Permainan

Secara garis besar, kekuatan Atletico terletak pada lini pertahanan. Musim ini, mereka baru kebobolan 8 kali dari 12 laga, hanya kalah dari Barcelona yang baru kebobolan 7 kali. Pencapaian ini memang sudah terlihat sejak musim lalu di mana Atleti hanya kebobolan 34 kali dari 38 laga, atau paling sedikit di antara kontestan La Liga lainnya.

Kuartet Juanfran, Joao Miranda, Diego Godin dan Filipe Luis bersama kiper Thibaut Courtois menjadi kunci kekokohan tersebut. Berbekal pertahanan kuat inilah Atletico berhasil mencapai prestasi-prestasi gemilang. Namun bukan sekadar pertahanan kuat yang mereka andalkan, tapi juga determinasi tinggi. Pelatih Diego Simeone memang memiliki kemampuan dalam memotivasi pemain-pemainnya untuk tampil total dalam setiap pertandingan. Tidak mengherankan jika Atletico selalu tampil tanpa rasa takut, seolah mengikuti ciri khas Simeone kala ia masih merumput.

Atletico bukanlah tim dengan kekuatan ball possession. Mereka lebih mengandalkan serangan balik yang cepat lewat umpan-umpan terobosan maupun umpan silang yang ditujukan pada duet David Villa dan Diego Costa. Empat gelandang yaitu Mario Suarez, Gabi, Koke dan Arda Turan memiliki kemampuan untuk bermain melebar maupun menyempit sesuai dengan lawan yang dihadapi. Para gelandang ini juga masih dilapis oleh sederet pemain berkualitas lainnya seperti Tiago Mendes dan Raul Garcia.

Dari statistik, Atletico menonjol sebagai tim yang banyak melepas tembakan ke gawang lawan. situs Whoscored menyebutkan bahwa dalam satu laga, Atletico dapat melepas 14 kali tembakan, dengan Diego Costa rata-rata melepas lebih dari tiga tembakan di antaranya. Agresivitas serangan tersebut juga diimbangi oleh ketangguhan duel udara yang mereka miliki.

Pemain-Pemain Kunci


Memilih pemain kunci di antara sekian banyak pemain yang tampil gemilang bukanlah hal yang mudah. Namun jika dibagi per lini, maka dapat kita tarik beberapa nama yang menjadi kunci permainan Atletico.

Dari lini belakang, kepemimpinan yang ditunjukkan Diego Godin menjadi kunci kekokohan lini belakang Atleti. Ia memang jarang melancarkan tekel, namun lebih banyak melakukan intersect, hal ini menunjukkan kemampuannya yang baik dalam membaca permainan. Palang pintu asal Uruguay ini mampu menjadi pemimpin yang baik bagi tiga rekannya yaitu Juanfran, Miranda dan Filipe Luis. Pemain bertinggi 187 cm ini juga memiliki kebugaran yang bagus dan jarang mengalami cedera maupun hukuman kartu. Sejauh ini ia selalu tampil dalam 12 laga di La Liga.

Di lini tengah, Atletico sangat menikmati performa cemerlang Koke. Gelandang muda berusia 22 tahun ini menjadi inspirator serangan yang mampu memainkan berbagai peran di lini tengah. Ia mampu bermain sama baiknya sebagai gelandang kanan, kiri maupun tengah. Kontribusi positifnya sangat terlihat dari jumlah 7 assist yang telah ia bukukan sejauh ini. Koke yang merupakan produk asli akademi Atletico juga mampu bekerja dengan baik bersama tiga rekannya yaitu Mario Suarez, Gabi dan Arda Turan. Konsistensi permainan Koke bahkan mengantarkannya pada pemanggilan tim nasional Spanyol.

Diego Costa tak pelak menjadi pemain paling gemilang Atletico sejauh ini. Disamping kontribusinya dalam mencetak gol, pemain yang masih belum menetapkan tim nasional mana yang akan dibelanya ini juga memiliki kecepatan dan kekuatan untuk berduel dengan pemain belakang lawan. Meski berusia jauh lebih muda ketimbang David Villa yang menjadi rekannya, hal ini tidak membuatnya merasa inferior. Dalam beberapa kesempatan, Diego Costa bahkan lebih dipercaya untuk mengeksekusi tendangan penalti ketimbang David Villa yang jauh lebih berpengalaman. Hal ini tidak pelak menjadi bukti pengakuan atas ketajamannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar