Minggu, 30 Maret 2014

Manuel Pellegrini: Arsenal Masih Bisa Juara Liga Primer Inggris


Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini enggan mencoret Arsenal dari perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.

Seperti yang diketahui, The Gunners banyak diklaim sudah tidak mungkin lagi bersaing dengan City, Liverpool dan Chelsea untuk posisi puncak setelah ditumbangkan The Blues dengan skor 6-0 dan kemudian ditahan imbang Swansea City dengan skor 2-2.

"Saya pikir Arsenal memiliki peluang untuk memenangkan gelar juara," ujar Pellegrini. "Mungkin mereka tidak bermain baik atau tidak mendapatkan hasil yang mereka butuhkan dalam dua pertandingan terakhir.

"Tetapi saya pikir semua tim juga akan kehilangan poin dari saat ini hingga akhir musim, jadi saya akan terus berpikir bahwa Arsenal memiliki peluang besar untuk bersaing merebut juara."

City berada di posisi ketiga, tertinggal tiga angka di belakang Chelsea, namun memiliki tabungan dua pertandingan lebih sedikit.

Kamis, 27 Maret 2014

Paul Scholes Kritik Performa Marouane Fellaini


Legenda Manchester United Paul Scholes secara terang-terangan mengkritisi performa seorang Marouane Fellaini di musim ini.

Seperti diketahui, meski didatangkan dari Everton dengan nilai mencapai £27 juta pada musim panas kemarin, namun gelandang asal Belgia itu belum mampu menciptakan gol, atau pun assist di Liga Primer pada kompetisi kali ini.

Menanggapi performa Fellaini yang sebelumnya digadang-gadang sebagai suksesornya, Scholes berkata: “Dia belum mengeluarkan kemampuan terbaik, benar kan? Anda harus mengakuinya,” ujar sang legenda saat bertugas sebagai seorang pandit di salah satu stasiun televisi di Inggris.

“Dia sempat mengalami masalah dengan pergelangan tangan dan saya tahu ia melewatkan banyak laga namun, untuk uang yang mereka [United] bayarkan demi menebusnya, saya mengharapkan banyak hal, jujur saja.

“Saya sendiri mengharapkan beberapa gol darinya paling tidak. Untuk seorang gelandang di Manchester United yang ditebus senilai £27 juta, saya mengharapkan beberapa gol!”



Rabu, 26 Maret 2014

Manuel Pellegrini Ketagihan Clean Sheet


Kemenangan 3-0 yang diraih Manchester City atas Manchester United pada lanjutan Premier League di Old Trafford, Rabu (26/3/2014) membuat manajer Manuel Pellegrini senang. Pellegrini berharap timnya bisa terus mencatatkan clean sheet dan melanjutkan tren kemenangan.
Dengan kemenangan itu, untuk pertama kalinya Manchester City mencatatkan lima pertandingan tanpa kebobolan di Premier League.
Secara keseluruhan, City untuk pertama kalinya menorehkan lima clean sheet secara beruntun di liga tertinggi sejak 1915. The Citizens sekaligus untuk pertama kalinya tak terkalahkan dalam sembilan laga tandang.
“Kami senang bisa mencatatkan clean sheet dalam lima pertandingan beruntun. Kami masih harus memainkan sembilan pertandingan lagi dan penting bagi kami untuk melanjutkan catatan ini,” tutur Pellegrini dikutip Tribunnews.com dari Premierleague.com.
Tambahan tiga angka mengangkat posisi Manchester City ke peringkat kedua klasemen sementara. The Citizens mengoleksi 66 angka, terpaut tiga angka dari Chelsea yang berada di posisi puncak.
Dengan 29 pertandingan, City unggul satu angka dari Liverpool yang berada di peringkat ketiga dan unggul tiga angka dari Arsenal yang berada di peringkat keempat. Chelsea, Liverpool, dan Arsenal sudah 31 kali bertanding.

Selasa, 25 Maret 2014

Xavi Tanggapi Kritikan Cristiano Ronaldo Terhadap Wasit


Gelandang Barcelona Xavi menilai Cristiano Ronaldo melakukan kesalahan dengan mengkritik wasit Alberto Undiano usai pertandingan El Clasico akhir pekan kemarin.

Seperti yang diketahui, Ronaldo mengklaim wasit membantu Barcelona meraih tiga angka di Santiago Bernabeu setelah tim tamu mendapatkan dua penalti dan tim tuan rumah mendapat satu kartu merah.

Namun, Xavi menilai Undiano tidak melakukan kesalahan ketika memutuskan untuk memberikan tiga penalti pada pertandingan El Clasico tersebut.

"Cristiano salah dan kritikan dia keterlaluan. Barca lebih superior, kami bermain lebih baik dari Real Madrid dan itu terlihat di hasil akhir," ujar Xavi.

"Sejauh yang saya tahu, itu semua adalah penalti [tiga penalti di El Clasico], termasuk ketika Dani Alves melanggar Cristiano, dari apa yang bisa saya lihat di atas lapangan."

Kedua tim akan bertemu kembali di final Copa del Rey bulan depan.

Minggu, 23 Maret 2014

Sengit, Marquez Kalahkan Rossi di GP Qatar


Repsol Honda sekaligus juara dunia 2013, Marc Marquez, sukses merebut kemenangan dalam perlombaan pertama MotoGP 2014 di Sirkuit Losail, Senin, 24 Maret 2014. Marquez melahap 22 putaran dengan catatan waktu 42 menit 40,561 detik.
Akan tetapi, Marquez tak merebut kemenangan pertamanya di musim ini dengan mudah. Pembalap asal Spanyol itu harus bersaing ketrat dengan Valentino Rossi.
Jalannya balapan pun sangat seru. Jorge Lorenzo yang mengawali lomba dari urutan 5 langsung memimpin rombongan. Namun, belum genap melewati satu putaran, Lorenzo terjatuh dari tunggangannya. Posisi satu lalu dipegang Stefan Bradl, diikuti Marquez, Smith.
Rossi, yang start dari posisi 10, perlahan-lahan merengsek ke depan. Dengan segudang pengalamannya, pembalap asal italia itu berhasil menempati urutan ketiga. Persaingan Marquez dengan Rossi muncul setelah Bradl juga harus terjatuh dari motornya ketika balapan tersisa 14 putaran.
Rekan setim Marquez, Dani Pedrosa, berhasil melaju hingga ke urutan tiga. Rossi pun diapit duo Honda. Sembilan lap menjelang finis, Marquez mampu menyalip Rossi. Beberapa lap selanjutnya terjadi adu sengit antara Rossi dan Marquez untuk merebut posisi 1. Rossi sempat merebut tempat Marquez, tapi Marquez kambali lagi memimpin balapan.
Perebutan posisi pertama akhirnya memuncak di dua putaran terakhir. Rossi dan Marquez saling bertukar posisi. Setelah saling mendahului, akhirnya Marquez berhasil menyentuh garis finis lebih dulu.
Pedrosa menempati posisi ketiga, diikuti pembalap Forward Yamaha yang menguasai sesi latihan, Aleix Espargaro.
Hasil MotoGP Qatar:

1. Marc Marquez Repsol Honda 42menit 40.561 detik
2. Valentino Rossi Movistar Yamaha +0.259 detik
3. Dani Pedrosa Repsol Honda +3.370 detik
4. Aleix Espargaro Forward Yamaha+11.623 detik
5. Andrea Dovizioso Ducati +12.159 detik
6. Cal Crutchlow Ducati +28.526 detik
7. Scott Redding Honda Gresini +32.593 detik
8. Nicky Hayden Drive M7 Aspar +32.628 detik
9. Colin Edwards Forward Yamaha +39.547 detik
10. Andrea Iannone Pramac Racing +43.360 detik
11. Hiroshi Aoyama Drive M7 Aspar +46.595 detik
12. Yonny Hernandez Pramac+46.688 detik
13. Karel Abraham Cardion AB +50.581 detik
14. Danilo Petrucci IodaRacing Project +1menit 3.127 detik
15. Broc Parkes Paul Bird +1m 14.386 detik
16. Michael Laverty Paul Bird +1menit 32.593 detik
17. Mike Di Meglio Avintia +1menit 36.085 detik

Gagal finis:
Alvaro Bautista Honda Gresini
Bradley Smith Yamaha Tech 3
Pol Espargaro Yamaha Tech 3
Stefan Bradl LCR Honda
Hector Barbera Avintia
Jorge Lorenzo Movistar Yamaha

Sabtu, 22 Maret 2014

Laga Real Madrid Kontra Barcelona di Mata Para Legenda

Laga Real Madrid Kontra Barcelona di Mata Para Legenda
EL Clasico harus diakui menyita perhatian semua kalangan tak terkecuali dari kalangan legenda Real Madrid dan Barcelona yang pernah merasakan panasnya semburan hawa panas El Clasico.
Trio legenda Blaugrana misalnya, Allan Simonsen, Andoni Goikoetxea dan Carles Rexach sepakat tim Gerardo Martino wajib pulang dengan tiga angka jika tak mau tertinggal lebih jauh dari Si Putih di klasemen Liga Spanyol.
“Ini sangat penting bagi klub dan pemain, karena pertandingan bisa bisa menentukan keseluruhan liga,” kata Simonse, yang tiga tahun berseragam Barca pada 1978-1982 seperti dilansir goal.com.
Dengan hanya menyisakan sepuluh pertandingan Goikoetxea dan Rexach sepakat menang menjadi harga mati bagi Barcelona.
“Kekalahan akan menempatkan jarak terlalu jauh antara kami dan mereka dan liga bisa berakhir,” tutur Goiko.
“Pertandingan ini kisah yang sangat berbeda dan Barca harus pergi untuk menang,” ujar Rexach yang ikutan nimbrung bersama veteran Barca.
Sementara itu komentar berbau netral dilontarkan mantan pemain Barcelona, Luis Enrique, yang juga pernah membela Real Madrid tersebut.
"Saya pikir akan ada pemenang di pertandingan ini, sebab kedua tim memiliki kemampuan saling mengalahkan satu sama lain. Kami hanya berharap bisa menyaksikan pertandingan yang indah," kata Enrique dilansir sport.es.

Jumat, 21 Maret 2014

Brendan Rodgers: Liverpool Tak Bicarakan Gelar


Manajer Liverpool Brendan Rodgers bersikeras, para pemain dan staf-nya sama sekali tak pernah mendiskusikan peluang menjuarai Liga Primer Inggris musim ini.

Klub Merseyside merah ini memang mendapat pluang emas sejak beberapa tahun terakhir, untuk meraih mahkota liga domestik ini. Mereka hanya terpaut empat poin dari Chelsea yang duduk di puncak klasemen. Walau begitu, Rodgers tetap meminta para pemainnya untuk fokus ke laga akhir pekan melawan Cardiff.

"Tak ada pembicaraan soal gelar satu pun, kami hanya sedang menikmati permainan kami," ujar Rodgers sebagaimana dilansir oleh BBC Sport. "Yang penting bagi kami adalah laga selanjutnya dan Cardiff memiliki hasil positif di kandang mereka."

"Kami telah melakoni laga-laga sulit sejauh ini. Kami akan bicara soal [gelar] di akhir musim saja," tandas Rodgers.

The Reds akan menghadapi Cardiff dengan bekal kemenangan 3-0 atas rival mereka, Manchester United.