Tim Repsol Honda sejauh ini sama sekali tak mempersoalkan senggolan antara dua jagoan mereka, Marc Marquez kontra Dani Pedrosa di lintasan GP Aragon, akhir pekan lalu. Bagi tim Repsol Honda, insiden itu bisa jadi hanya dianggap sebagai senggolan biasa dalam balapan.
Namun, bagi para pengamat, senggolan itu menjadi simbol bahwa persaingan di antara kedua pembalap memang semakin keras. Hubungan pribadi keduanya pun tampak tak harmonis belakangan. Keduanya terlihat tak pernah berkomunikasi atau bahkan saling tukar-menukar informasi semenjak Pedrosa mengklaim kubu Marquez mencontek settingannya di Jerez silam.
Gawatnya lagi, sebelum ke Aragon, Marquez melontarkan pernyataan yang menyudutkan sang senior. "Harusnya beban tim meraih gelar dunia ada pada Dani. Dia yang harus bertanggung jawab. Saya tak mau mengambil alih peran itu. Saya ingin lebih bebas. Namun, kalau musim ini jadi juara dunia, itu berarti berkah yang luar biasa," ujar sang rookie.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar