Kamis, 31 Oktober 2013

Ilham Udin Armaiyn: Ketika 'Pemain Titipan' Menjawab Keraguan





Salah satu bintang dari melejitnya prestasi timnas U-19 itu bernama Ilham Udin Armaiyn. Pemuda Ternate yang lahir pada 10 Mei 1996 itu kini digadang-gadang sebagai penyerang masa depan Indonesia.

Biasa beroperasi sebagai penyerang sayap kiri dalam skema 4-3-3, Ilham memiliki keunggulan dalam kecepatan dan skill olah bola. Dia seperti Maldini Pali dan kebanyakan pemain sayap Indonesia, mempunyai kemampuan lari jarak pendek yang cukup cepat. Pria yang sangat mengandalkan kaki kirinya ini bisa berlari cepat dengan membawa bola. Orang kemudian membandingkannya dengan seniornya, Andik Vermansyah. Penulis sendiri lebih suka membandingkannya dengan Okto Maniani karena sama-sama biasa beroperasi di sisi kiri.

Sempat Diragukan dan Dianggap Pemain Titipan

Ilham Udin Armaiyn ditemukan oleh Indra Sjafri langsung di Ternate, Maluku Utara. Sedikit banyak ini berkat masukan dari Tommy Rusihan Arief, mantan direktur media PSSI yang mengatakan kalau bakat sepak bola di Maluku Utara khususnya Ternate itu sangat bagus.

Setelah berkonsultasi dengan Djohar Arifin, selaku ketua umum PSSI, Timnas U-19 dibawa melakukan pertandingan persahabatan melawan Persiter Ternate di stadion Kie Raha pada pertengahan tahun 2012. Di sinilah Indra mengutarakan kekagumannya atas talenta sepak bola Ternate.

Indra pun kemudian mempertahankan skuat inti asal Ternate di timnas U-19. Selain Ilham Udin dan Mahdi Fahri Albaar yang hingga kini membela timnas U-19 adapula Djali Ibrahim. Djali disebut-sebut sebagai pemain kesayangan Indra Sjafri. Bahkan pemain yang direkrut setelah pertandingan di Kie Raha itu sempat diberi kehormatan menjadi kapten kesebelasan saat turnamen dan pertandingan persahabatan di dalam dan luar negeri. Sayang dirinya gagal ikut Piala AFF U-19 lantaran menderita sakit. Alhasil tersisalah Ilham Udin dan Mahdi Fahri Albaar.

Di antara ketiganya, Ilham Udin yang kini paling bersinar justru sempat diragukan oleh pengamat sepak bola lokal Ternate. Hal ini lantaran nama belakangnya, Armaiyn. Nama marga ini menunjukkan dia memiliki hubungan kekerabatan dengan Thaib Armaiyn, Gubernur Maluku Utara. Ilham dianggap bisa masuk ke timnas U-19 bukan karena kemampuannya melainkan pesanan dari sang kakek. Sederhanya, Ilham dianggap sebagai pemain titipan yang acap kali dipraktekkan di sepak bola Indonesia.

Namun, pemuda kelahiran Lelei (pulau kecil di wilayah kabupaten Halmahera Selatan) ini menjawab semua keraguan dengan gemilang. Selain memang Indra Sjafri menegaskan bahwa tidak ada pemain titipan dan semua pemain dia pilih dengan standar tinggi, penampilan Ilham bersama timnas U-19 memang layak membuatnya masuk skuat bahkan menjadi pemain inti.

Putra keempat pasangan (alm) Udin Armaiyn dan Rohani ini tampil memukai baik saat Piala AFF U-19 maupun Pra Piala Asia (PPA) U-19. Dia mencetak empat gol selama Piala AFF U-19.

Saat laga pertama menghadapi Brunei Darussalam, Ilham Udin mencetak dua gol. Hebatnya itu dilakukan hanya dalam waktu 37 menit sebelum dia akhirnya digantikan oleh Dinan. Selain mencetak dua gol dalam laga tersebut Ilham Udin bermasil melepaskan dua tendangan ke arah gawang yang menunjukkan akurasinya 100% serta melepaskan umpan 17 kali dengan akurasi 82% (data @labbola).

Dua gol lainnya dicetak saat menjadi penentu kemenangan atas Malaysia di pertandingan penentuan fase grup. Serta satu gol cantik saat membuka kemenangan 2-0 atas Timor Leste di semi final. Ilham Udin juga menjadi penentuk kemenangan timnas atas Vietnam. Sebagai eksekutor kesembilan, Ilham Udin berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan kemenangan adu penalti 7-6 atas sang rival.

Kiprah hebatnya berlanjut di PPA U-19 yang berlangsung di Jakarta. Dia selalu diturunkan di tiga laga melawan Laos, Filipina dan Korea Selatan (Korsel). Meskipun gagal mencetak satu golpun namun kontribusinya cukup besar bagi Garuda Muda.

Dia tampil memukau dengan penetrasi yang dia lakukan dari sisi kiri penyerangan timnas. Dia sangat cepat dan lincah sehingga merepotkan pertahanan lawan. Ilham Udin mungkin tidak mencetak gol tetapi dia mampu memecah konsentrasi pemain lawan sehingga membuat rekan setimnya memperoleh peluang.

Saat pertandingan melawan Laos, empat gol timnas dicetak oleh Muchlis Hadi Ning dua gol, Paulo Sitanggang dan Evan Dimas masing-masing satu gol. Tetapi Ilham Udin Armaiyn memperoleh predikat sebagai pemain yang paling sering mengancam gawang Laos. Dia melepaskan empat tendangan ke arah gawang dimana tiga di antaranya tepat sasaran (73%) serta pemain yang paling banyak melakukan dribble, yakni 10 kali dengan 40%-nya berhasil (data High Performance Unit Timnas U-19).

Ilham juga memberi sumbangsih melalui satu assistnya untuk gol pertama Evan Dimas ke gawang Korsel. Sulit mengembangkan permainan akibat hujan deras dan tekanan Korsel, Ilham Udin bisa menciptakan peluang yang lalu diselesaikan dengan baik oleh Evan Dimas.

Kegemilangannya di dua turnamen tersebut seakan menjadi jawaban manis bagi semua pihak yang meragukan kualitasnya selama ini. Terlebih mereka yang menganggapnya sebagai pemain titipan dari sang kakek.

Perjalanan Karir si Anak Yatim


Jalan hidup Ilham Udin tidaklah mudah. Dia ditinggal pergi oleh ayah tercinta untuk selamanya saat usianya masih sembilan tahun. Usia yang sangat belia. Dia kemudian diasuh oleh Safrin, pamannya. Safrin inilah yang kemudian mengendus bakat bermain sepak bolanya. Safrin kemudian mengirimnya untuk berlatih bersama SSB Tunas Gamalama demi mengembangkan bakat bermain sepak bola. Saat itu sekitar tahun 2008, Ilham Udin masih duduk di bangku SMP.

SSB Tunas Gamalama ini dipilih karena dilatih oleh Hani Kodja, yang di Ternate dikenal sebagai pelatih jempolan untuk mengembangkan bakat pemain muda. Namun, rintangan tidak berhenti disitu. Jarak antara Lelei ke Ternate adalah delapan jam perjalanan laut. Ilham Udin pun jadi tidak bisa berlatih maksimal karena harus bersekolah juga. Ilham Udin pun harus kerap membolos sekolah untuk bisa latihan atau hanya saat libur dia bisa fokus berlatih.

Ketika SMA, semua menjadi lebih mudah karena Ilham Udin bersekolah di SMK Bina Informatika (Binter) Ternate. Dia kemudian juga berlatih bersama Persiter U-17. Bersama SMK Binter ini Ilham Udin dan juga Mahdi Fahri Albaar berhasil mengantarkan sekolahnya menjadi juara Liga Pendidikan 2011 di Jawa Barat. Sebagai individu, Ilham Udin terpilih sebagai pemain terbaik sekaligus pencetak gol terbanyak turnamen.

Guna mengembangkan kariernya di sepak bola, Ilham Udin kemudian pindah ke SMA Ragunan di Jakarta. Berat untuk meninggalkan kampung halamannya. Tetapi berkat dukungan ibunya Rohani dan pamannya Safrin, Ilham mantap untuk pindah.

Jalan kemudian menjadi lebih terbuka baginya. Ilham Udin lantas masuk skuat timnas U-17 dan U-19. Karir sepak bolanya pun berkembang dengan pesat.

Tak hanya dari keluarga, dukungan juga datang dari teman dekatnya. Iin Suryaningsih Zakaria, teman dekat Ilham Udin dalam dua tahun terakhir menjadi perempuan penting dalam hidupnya. Iin selalu berusaha untuk menyaksikan setiap kali Ilham berlaga. Saat PPA U-19 dia datang langsung ke stadion utama Gelora Bung Karno. Dia menginap di salah satu hotel di Pramuka, Manggarai, Jakarta Selatan. Iin juga berasal dari Ternate. Saat Piala AFF U-19 lalu, Iin juga hadir langsung ke Sidoarjo. Saat itu dia bahkan tinggal di rumah saudaranya di Purwodadi, jarak yang ditempuh perjalanan darat ke Sidoarjo pun cukup jauh tetapi dia tetap semangat melakukan itu semua demi Ilham Udin. Bagi Ilham, kehadiran Iin jelas menjadi dorongan motivasi yang besar bagi dirinya.

Kedisiplinan Ilham Udin

Tidak ada pemain yang sukses tanpa kedisiplinan. Mungkin inilah yang diyakinkan Indra Sjafri kepada setiap anak asuhnya. Meskipun dalam waktu libur semua pemain masih rajin berlatih, tak terkecuali Ilham Udin.

Bersama Mahdi, dia berlatih bersama SSB Tunas Gamalama yang latihan di lapangan Ngara Lamo Salero, Ternate. Latihan baginya untuk bereuni dengan teman lama sekaligus menjalankan instruksi sang pelatih untuk menjaga kebugaran selama masa libur. Tetapi, Ilham menolak setiap ajakan bertanding bersama klub lokal mengingat pesan Indra Sjafri untuk tidak mengikuti pertandingan yang bisa mengakibatkan cedera.

Berkat keuletan dan kedisiplinannya sejak kecil, Ilham Udin terus bisa berkembang hingga sekarang. Thaib Armaiyn, Gubernur Maluku Utara sekaligus kakeknya menghadiahi uang Rp50 juta untuk prestasinya. Kini, baik Thaib maupun seluruh warga Maluku Utara tentu tak lagi meragukan kemampuan Ilham Udin, justru sebaliknya mereka mengelu-elukan dan sangat bangga terhadap pencapaian salah satu pemuda terbaik Ternate itu.

Rabu, 30 Oktober 2013

Bocah Ajaib Indonesia diundang Ajax


Sekolah Dasar Kartika memberikan dukungan penuh terhadap siswanya, Tristan Alif Naufal, yang mendapat undangan berlatih bersama akademi klub Belanda, Ajax Amsterdam. SD Kartika memberikan ijin kepada Tristan Alif untuk absen selama sebulan.
Alif dijadwalkan bertolak ke Amsterdam pada Kamis (31/10/2013) dari Jakarta. Alif akan ditemani kedua orang tuanya, Ivan Trianto dan Irma Lansano, Managing Director The Footballicious, Andhika Suksmana, dan mantan fisioterapis tim nasional Indonesia, Matias Ibo.
Selama mempersiapkan diri untuk berangkat ke Amsterdam, Tristan Alif mendapat ijin absen selama sebulan, terhitung sejak pekan lalu. Namun demikian, selama absen, bocah kelas 4 SD itu terus mendapatkan materi pelajaran yang diberikan oleh para guru melalui ibunya, Irma Lansano. Sebagai kompensasinya, begitu kembali mengikuti pelajaran Alif harus mendapat jam pelajaran tambahan selepas jam belajar-mengajar.
“Kita memang meminta ijin kepada sekolah dengan surat rekomendasi dari Kemenpora. Surat itu sebenarnya digunakan untuk membuat visa, namun sekalian kami gunakan untuk mendapat ijin dari sekolah,” tutur Irma ketika ditemui Tribunnews.com di kediamannya di Pondok Aren.

Selasa, 29 Oktober 2013

Lorenzo Pede Menyambut 'Final' MotoGP


Motegi - Jorge Lorenzo sadar kalau kemenangan di MotoGP Valencia tak akan cukup memberinya gelar juara dunia. Namun dengan momentum kini berpihak padanya dan jumlah kemenangan yang lebih banyak, dia akan berjuang hingga penghabisan.

Akhir pekan lalu di MotoGP Jepang, Lorenzo kembali berhasil merapatkan ketinggalannya atas Marc Marquez. Finis di posisi paling depan, penunggang Yamaha itu kini cuma terpaut 13 angka dari rivalnya dengan hanya ada satu balapan tersisa musim ini.

Dengan kondisi seperti itu, Marquez bisa dipastikan menjadi juara dunia hanya dengan finis di posisi empat pada balapan di Valencia, Minggu (10/11/2013) mendatang. Lorenzo tak lantas menyerah dengan situasi tersebut, sampai semua benar-benar berakhir dia akan terus berjuang.

"Kita lihat saja apa yang akan terjadi di Valencia, tapi saya pikir kami sedang dalam kondisi yang hebat. Itu mungkin lintasan yang paling sulit buat kami untuk bisa meraih kemenangan tapi kami pernah melakukannya," sahut Lorenzo di Autosport.

Satu keunggulan Lorenzo atas Marquez adalah jumlah kemenangan yang sudah diraih, yakni 7:6. Itu artinya, jika Lorenzo dan Marquez gagal jadi juara dan nilai mereka sama maka Lorenzo lah yang akan jadi juara dunia.

"Saya juga merupakan pebalap dengan kemenangan terbanyak, dan itu penting. Satu-satunya hal buruk adalah kami hanya memangkas lima poin jarak dengan Marc. Tapi kami mencoba yang terbaik dan yang terbaik yang bisa kami perbuat sudah kami lakukan."

"Sampai kami menuntaskan balapan dan menyelesaikan kejuaraan ini, kami tidak akan bilang kalau ini sudah selesai. Kami akan memenanginya, atau kami akan kalah -- Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi," tegasnya.

Senin, 28 Oktober 2013

Komite Teknis Wasit Tak Laporkan Komentar Cristiano Ronaldo

Komite Teknis Wasit Tak Laporkan Komentar Cristiano Ronaldo
Seperti dikabarkan Football Espana, Cristiano Ronaldo dipastikan terbebas dari ancaman hukuman setelah Komite Teknis Wasit memutuskan untuk tidak melaporkan dugaan komentar tak pantas pada wasit Alberto Undiano Mallenco dalam gelaran el clasico akhir pekan lalu.

Seperti diketahui, andalan Real Madrid itu meminta penalti di babak kedua setelah dijatuhkan Javier Mascherano dalam kotak terlarang, namun klaimnya tak digubris sang pengadil.

Sorotan kamera televisi menangkap ekspresi Ronaldo yang murka dengan keputusan wasit dan mulutnya terlihat menyerukan kalimat "kau pengecut".

Akan tetapi, komentar tersebut dipastikan tak akan diproses untuk kemungkinan aksi indisipliner lantaran Komite Teknis Wasit (CTA) memutuskan tak melaporkannya ke Komite Kompetisi, setelah Mallenco sendiri tak mencantumkan insiden itu dalam laporannya.

Berbeda dengan Ronaldo, Sergio Ramos masih mungkin terjerat sanksi menyusul komentar pascalaganya bahwa "Anda tak bisa melawan sejumlah hal" yang akan dipelajari oleh CTA.



Minggu, 27 Oktober 2013

Cesc Fabregas: Kalah, Real Madrid Cari Alasan

Cesc Fabregas: Kalah, Real Madrid Cari Alasan
Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas merespons komplain yang dilancarkan para pemain Madrid tentang penalti yang seharusnya diberikan menyusul pelanggaran terhadap Cristiano Ronaldo dalam El Clasico akhir pekan kemarin.
Gol Neymar dan Alexis Sanchez memastikan kemenangan Blaugrana, meski Jese Rodriguez sempat memperkecil ketinggalan di menit akhir pertandingan. Tambahan tiga angka memperlebar jarak dengan Los Blancos menjadi enam poin.
Tapi usai laga, Sergio Ramos menyuarakan kekecewaannya terkait klaim penalti yang tidak diberikan wasit setelah Javier Mascherano melanggar Cristiano Ronaldo beberapa saat usai gol pembuka.
Menurut Fabregas, keluhan yang dilontarkan bek Spanyol tidak lebih dari sekadar alasan atas kekalahan Los Blancos. Pemain bernomor punggung empat juga menyebut Pepe melakukan hal serupa di Camp Nou.
"Mereka kalah dan mencari alasan," tegas Fabregas, dikutip Marca.
"Saya seharusnya mendapat penalti. Pepe menarik tangan saya, tapi itu tak diberikan."

Sabtu, 26 Oktober 2013

Brendan Rodgers Puji Penampilan Magis Luis Suarez

Brendan Rodgers Puji Penampilan Magis Luis Suarez
Manajer Liverpool Brendan Rodgers memuji penampilan magis Luis Suarez ketika tim menang 4-1 atas West Bromwich Albion dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (26/10) malam WIB.

Striker asal Uruguay itu mencetak hat-trick untuk pertama kalinya di Anfield. Dengan kemenangan ini, The Reds mampu menjaga jarak dua poin dengan sang pemuncak klasemen sementara, Arsenal.

"Ini adalah musim panas yang sulit buat dia, tapi itu bisa terjadi pada siapa saja dan kami bekerja sebagai sebuah klub. Ia juga bisa mengatasi dengan sangat baik dan selalu memberi penampilan yang bagus," ujar Rodgers dikutip PA Sport.

"Saya lihat dengan adanya komitmen dari dia pada musim panas lalu, maka ia hebat. Ia adalah pekerja yang tak pernah lelah."

"Itu adalah hat-trick pertama dia di Anfield. Saya pikir Anda bisa melihat komitmen dia pada tim dan apa yang berusaha kami lakukan. Itu merupakan penampilan yang hebat. Magis."

Suarez sejauh ini sudah mencetak enam gol liga.

Kamis, 24 Oktober 2013

Protes Wasit, Mourinho Didenda FA


Manajer Chelsea, Jose Mourinho, mendapatkan hukuman dari otoritas sepakbola Inggris, FA. Karena melakukan protes yang terlampau keras kepada wasit, Mourinho dijatuhi denda oleh FA.

Mourinho diusir ke tribune saat Chelsea mengalahkan Cardiff City 4-1 di Stamford Bridge, akhir pekan lalu. Wasit Anthony Taylor menilai pria asal Portugal itu melakukan protes yang kelewat keras.

Mourinho sendiri punya alasan kenapa bertindak demikian. Dia mengaku tak senang melihat para pemain Cardiff kerap membuang-buang waktu.

Apapun alasan Mourinho, tindakannya itu tetap tak dibenarkan. Dia pun harus menerima denda sebesar 8.000 poundsterling (sekitar Rp 144 juta) dari FA.

"Manajer Chelsea Jose Mourinho telah didenda 8.000 poundsterling setelah dia mengakui adanya pelanggaran terhadap Aturan FA E3, bahwa perilakunya pada laga melawan Cardiff City pada tanggal 19 Oktober 2013 merupakan perilaku yang tak pantas," demikian pernyataan FA di situs resminya.

"Denda ini adalah hukuman standar untuk pelanggaran itu."

Mourinho sendiri menerima denda ini dengan lapang dada. Dia pun langsung bersiap untuk laga berikutnya melawan Manchester City, akhir pekan ini.

Rabu, 23 Oktober 2013

Menpora Paparkan Alasan Lengkap Hentikan Prima Pratama

Keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga menghentikan program Pratama bukan cuma karena demi menyiasati dana untuk persiapan SEA Games saja. Setidaknya ada tiga alasan lain.

Seperti diketahui Menpora sudah dipastikan menghentikan program Pratama sampai akhir Desember nanti. Pratama akan diaktifkan lagi sampai anggaran bisa memungkinkan lagi untuk melakukan program atlet muda.

Roy sendiri membeberkan tiga alasan utama penghentian tersebut. Alasan pertama, terkait tumpang tindihnya program Pratama dengan PPLP yang ada di daerah-daerah.

Alasan kedua, terkait tidak adanya anggaran dana yang difungsikan untuk memonitoring pratama yang tersebar di 33 provinsi seluruh Indonesia.

"Dari satlak Prima sendiri merasa kewalahan kalau harus memonitoring di 33 provinsi dan anggaran untuk monitoring engga ada. Jadi kalau ada monitoring itu ke 33 propinsi besar lagi anggaraannya," terangnya.

Sementara alasan ketiga terkait singkatnya waktu perpindahan dari Prima Pratama ke Prima Utama. Artinya masih ada dua tahun lagi untuk kemudian pindah ke utama.

"Lebih baik 'kan diserahkan lagi ke PPLP di daerah, baru nanti pembukanya hanya satu saja di prima utama. Jadi ide ini sebenarnya sudah singkron dengan rencana awal tahun lalu. Ketika struktur dari Prima dirampingkan," katanya.

Selasa, 22 Oktober 2013

Barcelona Minta Perlindungan untuk Neymar


Barcelona mengaku khawatir pada Neymar dalam setiap laga.
Sejak memperkuat El Barca di awal musim ini, ia selalu menjadi sasaran empuk pelanggaran yang dilakukan pemain-pemain lawan.
Demi melindungi Neymar dari cedera berat, raksasa Catalan itu meminta wasit lebih jeli dalam pelanggaran yang dilakukan pada Neymar.
El Barca menengok laga terakir mereka saat bertandang ke Osasuna. Neymar menjadi sasaran pelanggaran yang dilakukan pemain-pemain tuan rumah untuk menghentikan aksi Neymar.
Tercatat dari pelanggaran yang dilakukan Neymar itu, El Barca mendapat empat tendangan bebas. Tapi pihak klub meyakini bahwa sebenarnya pelanggaran yang dilawan pemain-pemain Osasuna itu lebih banyak.
"Sepertinya wasit tidak ingin memberikan tendangan bebas untuk Neymar. Sudah jelas dia telah dilanggar beberapa kali tapi sepertinya wasit tidak melihat mereka. Ini diluar dari kemampuan kami," ungkap striker El Barca, Pedro Rodriguez.
Khawatir Neymar akan terus menjadi sasaran empuk untuk pemain lawan mereka yang lain, El Barca menuntut wasit yang memimpin laga, termasuk Felix Brych untuk lebih jeli melihat pelanggaran itu. Juga memberikan hukuman yang lebih berat karena mereka melakukannya dengan sengaja untuk menghentikan aksi bintang muda dari Santos itu.
"Saya pikir telah ada beberapa insiden ketika Neymar ditendang. Saya sudah katakan itu pada hakim garis karena dia selalu ditendang setelah menendang bola dan harus ada yang mengatakan pada wasit siapa yang mengikuti bola dan siapa yang tertangkap melakukan tendangan itu," ucap pelatih El Barca, Gerardo Martino.

Jumat, 18 Oktober 2013

Jelang Torino vs Inter: Upaya Nerazzuri Memberi Impresi Pada Pemilik Baru





15 Oktober 2013 lalu adalah tanggal bersejarah bagi kubu Nerazzuri. Erick Thohir bersama perusahaannya, International Sport Capital (ISC) resmi membeli 70% saham Inter Milan senilai 250 juta euro dari Massimo Moratti. Dengan pembelian ini, Moratti yang kini tinggal memiliki 30% saham memang masih menduduki posisi Presiden klub, namun rasanya hanya menunggu waktu saja sebelum Thohir membeli sisa 30% saham milik Moratti untuk kemudian menjadi pemegang seluruh saham.

Berbagai reaksi kemudian melanda publik sepak bola Italia. Inter menjadi tim kedua setelah AS Roma yang sahamnya dikuasai oleh pemilik asing. Selama ini, klub-klub Italia memang identik sebagai klub milik keluarga. Sebelum dibeli pengusaha asal AS, Thomas Di Benedetto dan James Palotta, Roma telah lama menjadi milik keluarga Sensi, sementara keluarga Moratti sejak tahun 60an telah identik dengan Inter.

Tradisi semacam ini juga terjadi di klub-klub besar lainnya seperti Juventus dan Milan. Baik keluarga Agnelli di Juventus maupun Berlusconi di Milan telah lama menjadi bagian dari sepak bola Italia dengan kejayaannya masing-masing.

Namun krisis keuangan yang melanda Italia juga berimbas pada klub-klub sepak bolanya. Kekayaan para pemilik klub yang terus menyusut menjadikan klub-klub Italia sulit mempertahankan pemain terbaik mereka sekaligus tidak mampu mendatangkan pemain-pemain mahal. Perilaku mereka yang begitu boros dalam mendatangkan pemain pada tahun 90-an memang menjadikan Serie A sebagai kompetisi paling glamor, seperti Liga Inggris pada era sekarang. Namun tindakan tersebut justru menandai awal kemunduran karena mereka tidak mampu memutar uang sebanyak mereka membeli dan menggaji pemain. Prestasi klub-klub Serie A di Eropa juga akhirnya turut meredup.

Dengan utang sebesar lebih dari 300 juta euro dan laporan keuangan yang terus menyajikan posisi rugi dalam beberapa tahun terakhir, Inter memang kesulitan untuk menjadikan tim mereka kompetitif. Setelah Jose Mourinho membawa tim ini memenangi treble winners pada 2010 lalu, prestasi mereka seolah menguap. Posisi kesembilan musim lalu adalah kenyataan yang harus dihadapi.

Ada optimisme pada kedatangan Thohir. Selain untuk melunasi utang yang diwariskan Moratti, kekuatan uang pengusaha Indonesia ini diharap mampu membentuk skuat yang lebih kompetitif. Thohir sendiri berusaha meredam euforia dengan mengatakan bahwa ia tidak akan menghambur-hamburkan uang terlalu banyak di bursa transfer, melainkan ingin berkonsentrasi pada akademi pemain muda.

Rangkaian cerita ini memang mewarnai laga Inter menghadapi tuan rumah Torino akhir pekan nanti, Minggu (20/10) atau Senin (21/10) dinihari WIB. Ini adalah laga perdana Inter pasca pembelian tim oleh Thohir. Inter memang membutuhkan pembangkit semangat terlebih mereka baru saja dihajar Roma 0-3 di kandang sendiri. Meski masih menduduki posisi keempat, namun kini mereka telah tertinggal tujuh angka dari sang pemuncak klasemen. Kedatangan Thohir tentu saja menjadi motivasi baru bagi tim ini karena mereka pasti ingin membuktikan diri. 

Torino bukanlah lawan yang mudah dikalahkan di kandang mereka. Juventus hanya mampu menang tipis, sementara Milan hanya mampu bermain imbang. Alotnya perlawanan dan determinasi tinggi mereka kerap menyulitkan lawan yang di atas kertas memiliki talenta lebih baik. Dengan taktik 4-4-2 yang kerap berubah menjadi 4-2-3-1 atau 4-3-3, Torino mengandalkan serangan dari sayap lewat Danilo D’Ambrosio dan Matteo Darmian. Sejauh ini, kedua pemain mampu tampil solid. 

Satu pemain yang patut diwaspadai dari Torino adalah Alessio Cerci. Penyerang tim nasional Italia ini mampu bermain di posisi manapun di lini serang. Ketajamannya bahkan menempatkan pemain kidal ini di posisi teratas daftar pencetak gol terbanyak dengan koleksi enam gol. Namun sayangnya, ketergantungan Torino pada Cerci teramat besar. Enam dari 10 total gol yang telah dicetak berasal dari Cerci. Jika barisan belakang Inter mampu mematikan pemain ini seperti yang berhasil dilakukan Juventus beberapa waktu lalu, maka Torino praktis sulit memenangi laga.

Salah satu kesulitan Inter kala menghadapi Roma pekan lalu adalah membongkar pertahanan lawan. Menghadapi Torino, Inter memang dipastikan akan menguasai jalannya laga. Trio gelandang Esteban Cambiasso, Saphir Taider dan Fredy Guarin memang menjadi andalan dalam membangun serangan. Namun jika Torino memasang pertahanan berlapis dengan menumpuk pemain di daerah sendiri, para gelandang Inter perlu mencoba alternatif lain seperti tembakan jarak jauh. Akan sangat membantu jika mereka mampu membuat gol cepat, karena dengan demikian Torino akan keluar menyerang dan melonggarkan pertahanan.

Sementara Torino berupaya bertahan di papan tengah, Inter memiliki motivasi lebih untuk memberi impresi positif pada pemilik baru sekaligus menjaga jarak dengan tim tiga besar di atas mereka. Apakah mereka mampu? Kita nantikan saja.

Kamis, 17 Oktober 2013

Trio Pengusaha Indonesia Pemilik Inter Milan

Pemilik Baru Inter Milan Digoyang Isu Korupsi
Trio pengusaha asal Indonesia yakni Erick Thohir, Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo, Selasa (15/10/2013) kemarin diumumkan secara resmi sebagai pemilik baru Internazionale Milano. Mereka bertiga menguasai 70 persen saham I Nerazzurri sedangkan 30 persen masih dipegang  pemilik lama Massimo Moratti. Berikut ini profil tiga pengusaha yang menjadi penguasa baru di klub yang pernah mengangkat 18 gelar juara Serie A itu:
Erick Thohir

Pendiri kelompok usaha Mahaka Group berbasis di Jakarta yang bergerak di bidang media dan hiburan, termasuk televisi, radio, digital dan surat kabar. Erick adalah salah satu pemilik DC United, klub Major League Soccer di Amerika Serikat. Selain itu ikut memiliki Tim Basket NBA setelah ia membeli saham Philadelphia 76ers. Dia juga menjabat sebagai Wakil Presiden Komite Olimpiade Indonesia dan sebagai Kepala Misi Indonesia untuk Olimpiade 2012.
Rosan Roeslani

Pengusaha dan investor yang berkecimpung pada sektor-sektor strategis termasuk perbankan, keuangan, infrastruktur, properti dan pariwisata. Rosan aktif juga di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjabat sebagai Wakil Ketua, Perbankan dan Keuangan. Rosan menjabat sebagai Komisaris PT. Mahaka Media Tbk sejak tahun 2008. Saat ini masih aktif sebagai President Direktur Recapital Advisor serta Dewan Komisaris PT. Lativi Mediakarya (TVOne). Dia juga mitra Thohir dalam pembelian klub DC United di MLS. Seperti diberitakan Tribunnews.com, dalam RUPS 7 Maret 2013 Rosan resmi melepaskan jabatan Presiden Direktur PT Berau Coal Energy Tbk.
Handy Soetedjo

Pengusaha Indonesia yang berinvestasi di sektor batu bara, minyak, gas serta properti dan berbagai perusahaan media. Handy juga mitra bisnis dari Thohir di Mahaka Group. Handy Soetedjo adalah lulusan MBA dari The Katz Graduate School of Business di University of Pittsburgh. Dia pun ikut terlibat dalam pembelian Philadelphia 76ers dari NBA pada 2011.

Rabu, 16 Oktober 2013

BTN dan Tim Pelatih Timnas U-19 akan Bahas Program Jangka Panjang

BTN dan Tim Pelatih Timnas U-19 akan Bahas Program Jangka Panjang
Badan Tim Nasional (BTN) menjadwalkan pertemuan dengan tim pelatih Timnas Indonesia U-19, yang dikepalai Indra Sjafri. Rencananya pertemuan akan dilangsungkan di Jakarta pada Senin (28/10/2013).
Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin mengatakan, pertemuan itu akan membahas program jangka panjang timnas termasuk persiapan ke Piala Asia U-19 di Myanmar pada Oktober 2014.
“Kami mengagendakan pertemuan dengan tim pelatih. Rencananya pertemuan akan dilangsungkan pada minggu depan. Pertemuan membahas program jangka panjang Timnas U-19,” ujar Sefdin ditemui di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (16/10/2013) sore.
Menurut Sefdin, di dalam pertemuan itu akan membahas teknis persiapan skuat ‘Garuda Jaya’ selama satu tahun ke depan. Termasuk di dalamnya pemusatan latihan nasional dan pertandingan uji coba.
“Target utamanya adalah Piala Asia 2014 di Myanmar. Dari situ akan dirumuskan format untuk mengelola timnas U-19 dengan baik,” katanya.
Sefdin berharap, supaya dalam pertemuan dengan tim pelatih Timnas U-19 dapat mencari langkah-langkah strategis untuk mempersiapkan Timnas Indonesia U-19 supaya lebih baik ke depannya.
"Diharapkan, dari pembicaraan tersebut akan ditemukan formula tepat untuk mengelola Timnas U-19,” tambahnya.

Selasa, 15 Oktober 2013

Evan Dimas Rupanya Sudah Dikontrak Secara Profesional

Evan Dimas Rupanya Sudah Dikontrak Secara Profesional
Klub Persebaya 1927 mengaku sudah mengontrak secara profesional kapten Timnas U-19 Evan Dimas Darmono pada musim kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) tahun ini. Namun, kontrak profesional sejak Januari 2013 itu disebutkan tidak pernah disahkan PSSI.
"Evan pemain sah Persebaya karena sudah dikontrak. Setelah dikontrak, selanjutnya pada Februari langsung didaftarkan ke PSSI supaya disahkan sebagai pemain profesional," sebut CEO Persebaya 1927, Cholid Goromah, Senin (14/10/2013) malam.
"Saya sedih. Saya ini bukan pemilik Persebaya, yang punya adalah klub-klub anggota, mengapa nama Persebaya akan dihilangkan?" tutur Cholid menambahkan.
Mantan asisten manajer Persebaya ini menerangkan, Evan, Andik Vermansyah, dan M Taufiq itu pemain-pemain Persebaya berkualitas bagus dan berasal dari klub-klub sepak bola yang ada di Surabaya.
"Semua pemain itu digunakan oleh federasi (PSSI), tapi federasi tidak mengakui tim Persebaya. Ini bagaimana?" tanya Cholid.

Senin, 14 Oktober 2013

Calon Lawan Timnas U-19 di Piala Asia


Timnas Indonesia U-19 sudah memastikan diri lolos ke AFC Cup U-19 dengan menyandang predikat juara grup. Lantas, siapa saja yang akan jadi lawan Evan Dimas dkk di putaran final Piala Asia 2014 mendatang?
Kemenangan Indonesia 3-2 atas Korea Selatan di partai pamungkas kualifikasi Grup G, Sabtu (12/10/2013) lalu tidak hanya membawa timnas memuncaki klasemen, tapi juga mengantar Skuad Garuda Jaya lolos otomatis ke putaran final yang akan dihelat di Myanmar, 5-22 Oktober 2014.
Dengan lolosnya Indonesia, kini sudah ada 16 tim yang akan bertarung untuk memperebutkan status tim terbaik di Benua Asia. Komposisinya ialah, 9 juara grup di babak kualifikasi, satu tuan rumah serta enam runner-up terbaik di babak kualifikasi.
Indonesia menjadi satu dari sembilan tim yang memastikan diri lolos dengan status juara grup. Delapan tim lainnya ialah Qatar (Grup A), Uni Emirat Arab (Grup B) , Irak (Grup C), Iran (Grup D), Oman (Grup E), Vietnam (Grup F), Korea Utara (Grup H), dan Jepang. Tuan rumah Myanmar juga dipastikan lolos ke penyisihan grup.
Sementara itu, sang juara bertahan sekaligus pemegang rekor 12 kali juara, Korea Selatan yang dikalahkan Indonesia juga memastikan tiket lolos lewat jalur enam runner-up terbaik. Selain Korsel, lima tim lain yang berstatus runner-up terbaik ialah, China, Australia, Uzbekistan, Thailand dan Yaman. Sedangkan tiga tim runner-up yang gagal lolos ke putaran final ialah Bangladesh, Palestina dan tim kuat, Arab Saudi.
Selain memperebutkan trofi juara di Asia, Piala Asia 2014 nanti juga membuka peluang tim lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada 2015. Tim yang berhak lolos ke ajang prestisius tersebut ialah mereka yang mampu menembus semifinal, atau empat tim terbaik. Selamat berjuang, Garuda Muda.
Berikut kontestan Piala Asia 2014: 
Myanmar, INDONESIA, Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, Iran, Oman, Vietnam, Korea Utara, Jepang, Korsel (juara bertahan), China, Australia, Uzbekistan, Thailand, Yaman.

Minggu, 13 Oktober 2013

Evan Dimas Muncul di Situs Resmi Barcelona

Evan Dimas Muncul di Situs Resmi Barcelona
Popularitas gelandang sekaligus kapten tim nasional U-19 Indonesia, Evan Dimas, ternyata tidak sebatas di dalam negeri. Ketenaran Evan Dimas bahkan sampai ke Negeri Matador Spanyol. Buktinya, sosok Evan Dimas muncul di situs resmi klub raksasa Spanyol, Barcelona.
Sebuah artikel berjudul, Evan Dimas: Kapten Timnas U-19 Indonesia Berhati Blaugrana, muncul di situs resmi Barcelona edisi bahasa Indonesia. Pada artikel tersebut, tertulis Evan Dimas kapten tim nasional yang mempunyai hati Blaugrana. Foto Evan Dimas sewaktu di Barcelona juga dipajang di artikel tersebut.
“Evan Dimas, kapten tim nasional sepak bola U-19 yang mengantarkan Indonesia menjadi juara di AFF Cup U-19 adalah fans Barça dan melihat FC Barcelona sebagai cerminan dalam permainan sepak bolanya,” bunyi tulisan tersebut seperti dikutip Tribunnews.com.
Evan Dimas pernah mendapat kesempatan menimba ilmu sepak bola di Barcelona. Tahun lalu Evan Dimas mengungguli lebih dari 100 anak Indonesia dalam program yang diselenggarakan oleh perusahaan perlengkapan olah raga asal Amerika Serikat bernama The Chance.
Kepada Tribunnews.com beberapa waktu lalu, Evan Dimas menuturkan pada saat itu dirinya sempat bermain bersama sejumlah pemain tim utama Barcelona, salah satunya adalah Andres Iniesta yang memang pemain pujaannya.
“Wah, ini mimpi atau bukan? Biasanya saya melihat di televisi. Saya seperti bermimpi bisa bersalaman dengan dia, saya tidak menyangka,” ungkap Evan ketika itu.

Raksasa Asia Adalah Indonesia

Evan Dimas berdoa usai membuat gol ketiganya. (ANTARA/Ismar Patrizki)
Kemenangan Timnas U-19 Indonesia atas Korea Selatan (Korsel) ingin dijadikan Indra Sjafri sebagai tonggak kebangkitan sepak bola Indonesia. Menurut sang pelatih skuat Garuda Jaya itu, raksasa Asia saat ini adalah Indonesia.
Dalam jumpa persnya pasca laga, Indra menegaskan bahwa bangsa ini tak boleh lagi berpikir kalau raksasa Asia hanyalah Korea, Jepang dan lain-lain. "Mulai saat ini bangsa ini harus berpikir bahwa raksasa Asia adalah Indonesia," tegas Indra tanpa bermaksud jemawa.
"Tadi kita tak hanya menang, kita permainkan mereka. Kita kolongin, main-mainin," jelas Indra sambil senyum
Indra membuktikan segala optimismenya selama ini. Tim asuhannya mampu menang atas tim juara bertahan dan pemegang rekor 12 kali juara Piala AFC U-19, 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (10/12).

Jumat, 11 Oktober 2013

Marc Marquez Divonis Satu Poin

Marc Marquez Divonis Satu Poin
Pembalap Spanyol, Marc Marquez merasa lega, vonis hukuman telah dijatuhkan di Sepang. Dia hanya menanggung hukuman tambahan satu poin hukuman setelah sidang Pengarah Balapan terkait insiden kecelakaan yang dialami rekan setim, Dani Pedrosa di sirkuit Aragon, Kamis (10/10/2013).
Sidang digelar mulai jam 12 siang waktu setempat dan hanya berlangsung selama satu setengah jam. Sidang ini menghadirkan Marquez dengan Pedrosa hadir pula perwakilan dari tim Repsol Honda di sidang Pengarah Balapan tersebut.
Sehingga total poin hukuman yang dimiliki Marc Marquez sampai saat ini menjadi tiga. Poin ini bukan poin yang sudah diraih pembalap di klasemen, tetapi poin yang didapat oleh masing-masing pembalap yang diakumulasi karena melakukan kesalahan dalam balapan. Besar kecilnya poin ditentukan karena tingkat kesalahan yang dibuat pembalap.
Sehingga, keputusan yang hanya menjatuhkan hukuman satu poin tersebut sama sekali tak berpengaruh pada keunggulan Marquez di klasemen sementara pembalap. Dia masih unggul 39 poin dari rival terdekatnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo.
Marquez juga terhindar dari segala bentuk hukuman tambahan. Karena mendapat hukuman satu poin saja dan total penalty poin mencapai tiga maka dia terhindar dari hukuman start di posisi paling belakang.
Sebelumnya, Marquez telah mendapatkan hukuman dua Poin Hukuman karena mengabaikan bendera kuning saat Cal Crutchlow terjatuh di sirkuit Silverstone.
Saat itu Marquez dinyatakan bersalah karena terus memacu kencang motornya hingga dia terjatuh dan motornya menghantam motor Cal Crutchlow. Beruntung Marquez sudah terhempas dari motor dan Cal Crutchlow dan para petugas marshal yang menolongnya segera menghindar.
Dengan sistem pemberian hukuman yang diterapkan di kompetisi MotoGP 2013, siapa pun pembalap yang mendapatkan akumulasi hukuman pengurangan empat poin maka dia mendapat sanksi lain berupa kewajiban memulai balapan dari posisi start paling belakang di balapan selanjutnya.
Bahkan jika mendapat hukuman pengurangan tujuh poin, seorang pembalap tidak mulai di grid paling belakang tapi dia harus mengawali balap dari area pitlane.
Sedangkan hukuman lebih berat lagi adalah hukuman larangan ikut satu seri balapan selanjutnya. Rider yang dilarang ikut balap satu seri balapan itu adalah mereka yang mendapatkan akumulasi pengurangan poin yang mencapai 10.
Sebelum digelarnya rangkaian kegiatan balap MotoGP Malaysia di Sepang, Marquez dan Pedrosa menjalani sidang terkait insiden sedikit kontak antara Marquez dengan Pedrosa yang membuat sistem traksi kontrol motor Pedrosa rusak.
Selain dapat hukuman satu Poin Hukuman buat Marquez, tim Repsol Honda juga dihukum atas insiden yang melibatkan dua pembalapnya di Aragon. Hukumannya adalah pengurangan 25 poin di klasemen konstruktor. Jumlah poin sebanyak itu adalah total poin yang diraih Marquez saat menang di sana.
Sebelum mendapat sanksi pengurangan poin, tim Honda unggul di puncak klasemen konstruktor dengan 316 poin, sedangkan Yamaha di posisi kedua dengan 290 poin.
Dengan pengurangan 25 poin tersebut, persaingan di klasemen konstruktor antara Yamaha dan Honda makin ketat. Beda poin antara Honda dan Yamaha hanya terpaut satu poin saja. Honda masih memimpin klasemen konstruktor dengan 291 sedangkan Yamaha 290.

Kamis, 10 Oktober 2013

Timnas U-19 Rutin Terapi Air Es

Ada satu cara yang dilakukan dokter Timnas Indonesia U-19, dr Alfan Nur Ashar demi menghindari cedera skuat Garuda Jaya. Yakni terapi air es secara rutin.
Dokter alumni dari Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta ini rutin menerapkannya pada pemain baik usai bertanding atau latihan. Seperti yang terlihat usai latihan pagi tadi di halaman dan kolam renang Hotel Sultan, Kamis (10/10).
"Ini gunanya untuk membuka dan merenggangkan kembali otot-otot mereka. Tak hanya hari ini saja, ini rutin. Setelah latihan atau pertandingan yang pulangnya jam 12 malam, terapi ini tetap kita lakukan," ujar dr Alfan.
Adapun cara terapi yang dilakukan adalah, Evan Dimas dkk terlebih dahulu relaksasi dengan berendam di kolam renang selama sepuluh menit. Kemudian kaki-kaki mereka masuk ke dalam tong yang sudah diisi air es selama dua menit dan sekujur tubuh masuk selama sekitar sepuluh detik.
Terapi air ini belum usai. Setelah direndam air es, skuat Garuda Jaya kembali direndam ke air bersuhu normal untuk pemulihan. Setelah itu ditutup dengan berendam air hangat. "Terapi ini bukan untuk relaksasi. Tapi lebih ke preventif guna menghindari cedera," jelasnya.
Terapi ala dr Alfan ini cukup efektif. Buktinya, semenjak di Piala AFF U-19 lalu hingga kini, tidak ada pemain yang absen karena cedera otot tertarik atau kram. Bahkan otot mereka tetap mampu bertahan tanpa kram selama 120 menit seperti babak final di Piala AFF U-19 lalu.
Cedera yang didapatkan pemain Timnas U-19 lalu, rata-rata karena berbenturan. Seperti Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh dan M Syahrul Kurniawan. Hebatnya lagi, cedera pemain Timnas pun hanya dalam hitungan hari segera pulih.

Rabu, 09 Oktober 2013

Jack Wilshere Klarifikasi Komentar Soal Adnan Januzaj

Jack Wilshere Klarifikasi Komentar Soal Adnan Januzaj
Melalui akun Twitter-nya, Jack Wilshere mengklarifikasi pernyataan soal prospek Adnan Januzaj memperkuat tim nasional Inggris.

Januzaj menjadi perdebatan hangat di Negeri Big Ben setelah melejit lewat borongan sepasang gol yang memenangkan Manchester United 2-1 atas tuan rumah Sunderland akhir pekan lalu.

Belum pernah tampil di pentas internasional, winger belia 18 tahun itu bisa membela Belgia, negara kelahirannya atau Albania, Serbia, dan Kosovo dari garis keturunan orang tuanya.

Selain empat negara di atas, rupanya federasi sepak bola Inggris (FA) juga tertarik untuk menaturalisasi Januzaj agar ia dapat beraksi bersama Three Lions. Ini dapat terwujud saat si pemain genap berumur 23 tahun.

Saat dimintai komentar tentang topik ini, Wilshere terkesan menyuarakan penolakan dengan alasan Januzaj bukan orang Inggris asli. Gelandang Arsenal itu pun memberikan klarifikasi atas pernyataan yang menurutnya dipelintir media.

"Hanya untuk mengklarifikasi beberapa hal....lagi! Tampaknya menjadi sebuah tren di negara ini, jurnalisme buruk menurut saya! Saya tidak merujuk kepada Januzaj...," kicau Wilshere.

"Pertanyaannya adalah apakah sebaiknya pemain asing diperkenankan bermain untuk Inggris, dan dalam opini saya tidak! Dia pemain hebat..."

"[Tapi] saya berharap dia orang Inggris! Saya yakin sebagian besar dari kalian setuju dengan saya sekalipun beberapa jurnalis berusaha membuat saya terlihat buruk....lagi!"



Selasa, 08 Oktober 2013

Motivasi Indra Lejitkan Semangat Evan Dimas dkk


Motivasi Indra Lejitkan Semangat Evan Dimas dkk


Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri membuka rahasia kebangkitan timnas Indonesia hingga mampu bangkit di babak kedua.

"Di babak pertama mereka seperti maha pinter hingga larut, mereka baru 19 tahun akhirnya terkubur, saya memotivasi mereka dan tertunduk. Persoalan tadi bukan teknis tapi masalah mental," Kata Indra saat konferensi pers setelah pertandingan.
Indra mengaku permainan timnya di babak pertama sangat jauh dari yang diharapkan, namun ada perubahan saat memasuki babak kedua meski secara keseluruhan dia tidak puas dengan performa timnya yang menang 4-0 atas Laos.
"Saya betul-betul memotivasi mereka di babak kedua dan melakukan pressure, kalian sepertinya sudah puas jadi juara AFF dan tidak mau main untuk Piala Asia 2014," kata Indra menirukan apa yang diucapkannya kepada para pemainnya di ruang ganti.
Indra memang mengubah strategi timnya di babak kedua dengan meminta Evan Dimas dkk agar bermain lebih cepat.
Perubahan itu berdampak signifikan terhadap permainan Garuda Muda. Baru lima menit babak kedua berada di lapangan, Muchlis Hadi Ning Saifullah langsung bisa mencetak gol. Dia menerima sodoran dari Evan Dimas.
Saifullah mencetak gol dengan cara berkelas. Dia mengelabui kiper Laos dengan tendangan tinggi melengkung melewati atas kepala kiper Laos.
Dua menit kemudian Maldini Pali melakukan tekanan dengan kemampuan individunya sayang sepakan Maldini masih mampu diblok pemain belakang Laos.
Selanjutnya pada menit ke 53 dan 78, Indonesia mendapat keuntungan setelah dua pemain Laos diusir keluar lapangan karena kartu merah.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Indonesia untuk menambah gol. Paulo Oktavianus Sitanggang akhirnya mencetak gol ketiga pade menit ke-84 dan Evan Dimas menggenapkan gol keempat Indonesia pada menit ke-89.
Dengan kemenangan 4-0 ini, Indonesia untuk sementara waktu memuncaki klasemen sementara Grup G bersama Korea Selatan yang di pertandingan sebelumnya juga menang 4-0 atas Filipina.

Senin, 07 Oktober 2013

Casey Stoner: Marquez Harus Hormati Lawannya


Casey Stoner: Marquez Harus Hormati Lawannya


Mantan pembalap Honda, Casey Stoner, mengkritik gaya membalap Marc Marquez.

Stoner meminta Marquez lebih menghormati lawan-lawannya.
Sebelumnya pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, mengkritik Marquez menyusul insiden yang melibatkan pembalap muda Honda itu dengan Dani Pedrosa pada balapan di Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu.
Saat beradu cepat, sepeda motor yang ditunggangi Pedrosa dan Marquez sedikit bersenggolan dan membuat Pedrosa terjatuh dan akhirnya gagal finis.
Insiden di Aragon itu disebut Lorenzo bukan sesuatu yang serius, tetapi akumulasi aksi-aksi Marquez di sepanjang musim ini yang disebutnya sangat membahayakan dirinya dan pembalap lain.
Penyataan senada diutarakan Stoner. Mantan pembalap Honda meminta Marquez untuk lebih tenang ketika di lintasan dan menghormati pembalap lainnya.
"Beberapa pebalap harus berusaha lebih tenang. Saya menaruh hormat kepada Marc, tetapi tahun ini dia tidak punya rasa hormat kepada orang-orang yang ada di sekitarnya," ujar Stoner seperti diberitakan La Gazzetta dello Sport.
Marquez disebut Stoner punya bakat besar di arena balap sepeda motor, tetapi itu harus diimbangi juga dengan sikap yang lebih baik.

Minggu, 06 Oktober 2013

Daftar Nama Pemain Timnas U-19 untuk Kualifikasi Piala Asia 2014

Ini Daftar Nama Pemain Timnas U-19 untuk Kualifikasi Piala Asia 2014
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Badan Tim Nasional (BTN) mengumumkan daftar nama 23 pemain yang akan membela tim nasional Indonesia U-19 di ajang babak kualifikasi Grup G Piala Asia 2014.
Melihat dari susunan pemain Timnas U-19, sebagian besar pemain merupakan pemain yang membawa Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U-19 di Jawa Timur pada September 2013.
Tercatat hanya satu pemain yang diganti yakni, Alqomar Tehupelasury. Alqomar digantikan Dio Permana. Kemudian pelatih Indra Sjafri memasukkan tiga nama untuk memenuhi kuota 23 pemain, yakni Awan Setho, Angga Febrianto Putra, dan Yabes Roni.
“19 pemain dipertahankan. Hanya satu pemain yang diganti, yaitu Alqomar. Posisi Alqomar digantikan Dio Permana. Selain itu ada Awan Setho, Angga, dan Yabes,” ujar pelatih Timnas 19, Indra Sjafri ditemui di Pondok Indah Mall, Jakarta, Minggu (6/10/2013).

Berikut Daftar Nama 23 Pemain Timnas Indonesia U-19:
Penjaga Gawang: Ravi Murdianto, Rully Desrian, Awan Setho Raharjo
Bek: Febly Gushendra, Muhammad Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Fatchu Rochman, Dimas Sumantri, Mahdi Fahri Albaar
Gelandang: Muhammad Hargianto, Dio Permana, Zulfiandi, Paulo Oktavianus Sitanggang, Evan Dimas, Hendra Sandir Gunawan
Penyerang: Yabes Roni Malaifani, Dinan Yahdian Javier, Ilham Udin Armayin, Maldini Palii, Muchlis Hadi Ning Syaifullah, Muhammad Dimas Drajad, Angga Febriyanto Putra.

Jumat, 04 Oktober 2013

Jelang Juventus vs AC Milan: Juve Menghadapi Milan yang Limbung





Satu partai big match antara dua tim tradisional Seri A, Juventus kontra AC Milan akan mewarnai akhir pekan ini, atau Senin (7/10) dinihari waktu Indonesia.

Milan sebetulnya mengawali musim dengan optimisme tinggi. PSV Eindhoven berhasil mereka singkirkan dari kualifikasi sehingga mereka berhak tampil di fase grup Liga Champions. Selanjutnya melalui juru transfer mereka Adriano Galliani, Milan membuka romansa para fans dengan mendatangkan dua mantan pemain, Ricardo Kaka dan Alessandro Matri. 

Titah baru juga diberikan presiden Silvio Berlusconi terkait taktik. Didatangkannya Kaka adalah pengejawantahan keinginan sang presiden agar Milan bermain dengan Pola 4-3-1-2. Dengan skuat dan pola ini, Milan percaya bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bersaing memperebutkan scudetto.

Namun kenyataan tidak sesuai harapan. Pemain-pemain kunci malah dibekap cedera, yang menghambat inisiasi pola baru di lapangan. Kaka, yang sangat diharapkan untuk menjadi penghubung lini tengah dan depan justru langsung mengalami cedera dalam laga perdananya ketika bertandang ke markas Torino di pekan ketiga Seri A. 

Krisis pemain yang melanda Rossoneri memang mengkhawatirkan. Selain Kaka, Stephan El Shaarawy, Mattia De Sciglio dan terakhir Valter Birsa cedera saat menghadapi Ajax Amsterdam di ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Kondisi Birsa hingga saat ini masih dalam pengawasan tim medis Milan. Sementara penyerang andalan Mario Balotelli masih menjalani skorsing tiga pertandingan terkait ulahnya di pertandingan melawan Napoli dua pekan lalu. 

Juventus di lain sisi tampil sangat meyakinkan. Mereka belum pernah kalah dan kini menempel Roma dan Napoli di klasemen Seri A. Jumlah poin Juventus bahkan telah menyamai Napoli, namun mereka kalah selisih gol. Ambisi untuk menggeser dua tim di atasnya tentu saja membuat Juventus tidak ingin kehilangan angka menghadapi Milan yang tengah limbung.

Dalam laga terakhir lawan Torino, Juve begitu superior meski bertanding di bawah tekanan pendukung lawan. Tanpa diperkuat Andrea Pirlo di lini tengah kala itu, serangan Juve sama sekali tidak mandek dan mereka tetap menguasai jalannya laga. Dengan adanya pemain bertenaga sekaligus berteknik tinggi seperti Paul Pogba dan Arturo Vidal di lini tengah, sebetulnya mereka tidak perlu gentar menghadapi siapapun.

Jika ada sedikit hal yang perlu dikhawatirkan, tidak lain adalah performa lini belakang. Sedikit kekhawatiran tersebut muncul saat mereka membuat blunder yang mengakibatkan gagalnya mereka mengalahkan Galatasaray di Liga Champions tengah pekan lalu. Sedikit celah yang timbul ini tentu dapat dimanfaatkan Milan, yang tentunya menjadikan laga lawan rival mereka ini sebagai titik balik performa mereka di Seri A.

Kamis, 03 Oktober 2013

Ferguson Tak Mau Lagi Peduli Pada Kondisi MU


Ferguson Tak Mau Lagi Peduli Pada Kondisi MU


Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, tetap yakin suksesornya, David Moyes mampu mengemban tanggung jawab penuh sebagai manajer The Red Devils.

Namun Ferguson mengaku sudah tak ingin lagi membahas mengenai kondisi Manchester United saat ini. Ia menyebut, hasil-hasil laga Manchester United kini bukan lagi menjadi tanggung jawabnya.
"Manchester United berada di tangan yang tepat. Dia (Moyes) akan baik-baik saja. Saya tidak tertarik untuk kembali melatih atau membahas mengenai hasil pertandingan United," tutur Ferguson seperti dilansir Goal.
"Saya telah membuat keputusan dan waktu untuk mengundurkan diri sudah tepat. Tidak ada keinginan untuk kembali saat ini, saya sudah menemukan rutinitas baru," sambungnya.
Di samping itu, Ferguson juga membeberkan fakta jika dirinya sempat mendapat tawaran dari Chelsea untuk melatih pada 2003 silam. Akan tetapi Ferguson tak butuh waktu lama untuk menampik tawaran tersebut.
"Mereka menggunakan seorang agen untuk mendekati saya ketika Roman Abramovich baru mengambil alih kepemilikan. Dan saya menjawab kepadanya tidak ada peluang untuk bergabung ke Chelsea," tutup dia.

Rabu, 02 Oktober 2013

Dapat Visa, Andik Vermansah Jalani Trial di J-League Jepang

Dapat Visa, Andik Vermansah Jalani Trial Di J-League Jepang
Salah satu winger tim nasional Indonesia U-23, Andik Vermansah akan menjalani uji coba dengan klub Liga utama Jepang (J-League), Ventforet Kofu mulai akhir pekan ini.

Informasi yang diperoleh pemimpin redaksi Goal Jepang, Cesare Polenghi dari pihak J-League menyebutkan, Andik dipastikan terbang ke Jepang, Sabtu (5/10), setelah visanya dikeluarkan pemerintah Jepang, Kamis (3/10).

Bintang Persebaya 1927 ini akan langsung menjalani trial bersama tim reserves klub yang menempati peringkat ke-15 klasemen sementara J-League musim ini. Andik diagendakan bakal dimainkan ketika menghadapi Shimizu S-Pulse di Kofu, Minggu (6/10).

Andik tidak bisa bermain bersama tim utama klub promosi tersebut, karena J-League sedang berlangsung dan musim ini menyisakan tujuh laga, sehingga dimasukkan ke dalam tim reserves.

Kendati demikian, hal itu hanya berlaku di pertandingan saja. Sedangkan saat latihan, tim reserves akan bergabung dengan tim utama. Dengan demikian, Andik ikut berlatih bersama tim utama.

Hadirnya Andik di J-League merupakan bagian dari keinginan pengelola kompetisi di Jepang itu melebarkan sayap ke Asia Tenggara. Sejumlah pemain di kawasan ASEAN sudah diajak bermain di negeri Matahari Terbit.

Sebelum Andik, sudah ada dua pemain Malaysia dan satu dari Vietnam yang bergabung dengan klub J-League. Striker tajam Vietnam Le Cong Vinh bergabung ke klub Divisi 2 Consadole Sapporo yang terdegradasi dari Divisi 1 musim lalu.

Selasa, 01 Oktober 2013

Rivalitas Marquez dan Pedrosa Makin Keras

Rivalitas Marquez dan Pedrosa Makin Keras
Tim Repsol Honda sejauh ini sama sekali tak mempersoalkan senggolan antara dua jagoan mereka, Marc Marquez kontra Dani Pedrosa di lintasan GP Aragon, akhir pekan lalu. Bagi tim Repsol Honda, insiden itu bisa jadi hanya dianggap sebagai senggolan biasa dalam balapan.
Namun, bagi para pengamat, senggolan itu menjadi simbol bahwa persaingan di antara kedua pembalap memang semakin keras. Hubungan pribadi keduanya pun tampak tak harmonis belakangan. Keduanya terlihat tak pernah berkomunikasi atau bahkan saling tukar-menukar informasi semenjak Pedrosa mengklaim kubu Marquez mencontek settingannya di Jerez silam.
Gawatnya lagi, sebelum ke Aragon, Marquez melontarkan pernyataan yang menyudutkan sang senior. "Harusnya beban tim meraih gelar dunia ada pada Dani. Dia yang harus bertanggung jawab. Saya tak mau mengambil alih peran itu. Saya ingin lebih bebas. Namun, kalau musim ini jadi juara dunia, itu berarti berkah yang luar biasa," ujar sang rookie.