Selasa, 31 Desember 2013

Zlatan Ibrahimovic Berharap Lionel Messi Gabung Paris Saint-Germain


Zlatan Ibrahimovic menyampaikan harapan untuk melihat Lionel Messi mengikuti jejaknya bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Walaupun kolaborasinya dengan Messi semasa di Barcelona tidak terlalu sukses, Ibra meyakini keadaannya akan berbeda di Parc des Princes, dan kehadiran kapten timnas Argentina itu bakal meningkatkan level skuat Les Parisiens.

"Kalau dia dijual maka seluruh dunia akan mengejarnya, bukan hanya PSG," ucap Ibracadabra di kamp latihan musim dingin PSG di Doha, Qatar, seperti dilansir Sky Sports.

"Saya tak mengetahui situasinya, tapi saya pikir dia sangat bahagia di Barcelona."

"Pers yang menciptakan rumor [kepergian Messi] tapi hanya dia yang mengetahui kebenarannya. Proyek PSG adalah untuk bermimpi lebih besar, tapi kalau Anda membeli Messi, Anda tak bermimpi lebih besar, Anda menjadi lebih besar," tandas bomber jangkung Swedia ini.




Senin, 30 Desember 2013

Kondisi Michael Schumacher Pasca Kecelakaan Ski


Juara F1 tujuh kali, Michael Schumacher dikabarkan mengalami kecelakaan saat bemain ski di pegunungan Alpen, Minggu (29/12/2013) waktu setempat.
Setelah dikabarkan sempat sadar sebentar usai mengalami kecelakaan lalu dibawa ke rumah sakit di Grenobel, kini kondisi Schumi dikabarkan memburuk bahkan dikabarkan sedang sekarat. Dia dikabarkan masih belum sadarkan diri hingga saat ini.
Schumi didiagnosa mengalami pendarahan di otaknya. Pihak rumah sakit juga telah mendatangkan beberapa ahli untuk menangani mantan pembalap asal  Ferarri tersebut.
Media asal Prancis, Le Dauphine Libere, Senin (30/12/2013) mengabarkan bahwa kondisi dari Schumacher semakin memburuk. Keterangan itu didapatkan harian asal Prancis dari salah seorang sumber terdekat Schumi.
Sementara itu, juru bicara keluarga Schumacher, Sabine Kehm mengatakan bahwa kondisi dari pria asal Jerman itu mengalami sedikit geger otak dan pendarahan di kepala. Tapi dia enggan memastikan bahwa kondisi itu buruk atau tidak karena masih ditangani pihak rumah sakit.
Schumi dikabarkan sedang berlibur dengan anaknya di resor mewah yang berada di Prancis itu. Ini memang menjadi salah satu lokasi favorit bagi kalangan elite di Eropa. Schumi memang hobi main ski dan sebuah lintasan di Madonna di Campiglio bahkan memakai nama dia.

Sabtu, 28 Desember 2013

Paris Saint-Germain Siap Datangkan Lionel Messi


Paris Saint-Germain dikabarkan siap mendatangkan bintang Barcelona Lionel Messi ke klub kaya raya Ligue 1 Prancis, demikian dilansir Le Parisien.

PSG disebut-sebut merupakan salah satu klub yang mampu membayar biasa pelepasan kontrak Messi senilai €250 juta.

Pemain asal Argentina itu kabarnya tidak merasa senang dengan komentar Javier Faus tentang pembaruan kontraknya, yang memunculkan isu dengan otoritas pajak Spanyol dan tidak jelas masa depannya menyusul kedatangan Neymar.

Pihak PSG diyakini tidak akan melihat adanya masalah kalau Messi nantinya berduet dengan Zlatan Ibrahimovic, meski keduanya sempat sulit kompak dalam permainan Azulgrana.

Ibra sendiri pernah berkali-kali menyatakan kalau Messi adalah pemain terbaik di dunia dan perbedaan dirinya bukan dengan sang bintang, namun justru dengan mantan pelatih Pep Guardiola.

Kamis, 26 Desember 2013

Moyes: Cleverley Ideal untuk Timnas Inggris

Gelandang Manchester United, Tom Cleverley, mendapat dukungan dari David Moyes untuk tampil bersama Inggris di Piala Dunia 2014. Moyes menilai Cleverley adalah pemain yang dibutuhkan oleh Roy Hodgson.

Cleverley memulai Premier League musim ini dengan tidak terlalu baik. Dia bersama Ashley Young menjadi pemain yang menjadi sasaran kritik menyusul laju MU yang juga tersendat.

Namun Moyes menilai Cleverley sudah makin berkembang dalam beberapa laga terakhir. Pesepakbola 24 tahun itu juga baru mencetak gol perdananya di musim ini saat 'Setan Merah' memetik kemenangan 3-1 di markas Aston Villa.

Karena itu, Moyes menyebut Cleverley layak memperkuat The Three Lions di Piala Dunia 2014 mendatang. Menurutnya, Cleverley adalah pemain yang ideal untuk Inggris.

"Saya pikir dia adalah tipe pemain yang ingin dibawa oleh Roy Hodgson. Dia akan butuh pemain yang bisa mengatasi pemain lain, yang mau mengerjakan dua atau tiga tugas berbeda, dan saya yakin Tom akan benar-benar senang menjadi bagian dari itu," ucap Moyes seperti dikutip Guardian.

"Kami jelas menyukainya. Dia luar biasa saat latihan dan untuk pemain muda, dia sekarang cukup berpengalaman," imbuh mantan manajer Everton itu.

Cleverley punya 13 caps bersama timnas Inggris dan belum pernah mencetak gol. Dia juga beberapa kali dimainkan Hodgson saat Inggris tampil di babak kualifikasi Piala Dunia 2014.

Rabu, 25 Desember 2013

Ferrari Akan Pertahankan Alonso Hingga Kontraknya Habis

Beredar rumor bahwa Fernando Alonso akan cabut dari Ferrari sebelum kontraknya habis 2016. Tapi 'Tim Kuda Jingkrak' menyanggahnya dan menyebut Alonso akan menghabiskan kariernya di tim itu.

Rumor itu beredar pasca komentar pedas Alonso musim lalu yang menyebut Ferrari setengah hati memberinya mobil yang bagus demi bersaing dengan Sebastian Vettel, yang akhirnya menjadi juara dunia F1.

Komentar itu ditanggapi dingin oleh bos Ferrari, Luca Di Montezemolo, dengan dingin dan meminta Alonso fokus saja pada penampilannya di atas sirkuit.

Hal ini kemudian membuat Alonso dinilai sedang tak harmonis hubungannya dengan Ferrari dan membuka peluang dirinya bergabung ke tim rival seperti McLaren Mercedes atau Red Bull Racing. Bahkan McLaren sudah siap membawa kembali Alonso pada musim 2015.

Tapi Di Montezemolo membantah semua rumor itu dan mengklaim bahwa hubungannya dengan Alonso baik-baik saja.

"Spekulasi soal masa depan Alonso adalah berita bagus untuk media, terkadang bagus juga untuk publik," ujar Di Montezemolo seperti dilansir Autosport.

"Saya sangat puas dengan Fernando. Dia punya kontrak dengan kami hingga akhir musim 2016. Fokus saya adalah memberinya mobil yang lebih baik," sambungnya.

Selasa, 24 Desember 2013

Liverpool Memasuki Periode Boxing Day

Semua orang yang terkait dengan Liverpool sudah bisa mulai memasuki alam mimpi pada akhir tahun 2013. Jika Liverpool meraih kemenangan pada dua laga berat kontra Manchester City dan Chelsea pada periode Boxing Day, posisi mereka di puncak klasemen tidak akan tergoyahkan.
Hingga berita ini diturunkan Liverpool masih bercokol di puncak klasemen sementara Premier League. Dengan koleksi 36 angka dari 17 pertandingan The Reds mengantongi keunggulan satu angka dari Arsenal yang berada di peringkat kedua.
Posisi Liverpool bisa terdepak jika Arsenal meraih kemenangan atas Chelsea pada Selasa (24/12/2013) dinihari tadi. Jika Arsenal gagal mengalahkan Chelsea di Emirates Stadium, Liverpool sudah pasti akan tetap berada di posisi puncak klasemen sementara saat Natal.
Ini akan menjadi torehan pertama The Reds sejak 2008. Well, apakah ini menjadi pertanda Steven Gerrard dkk akan menjuarai Premier League musim ini?
Setelah Natal skuad asuhan Brendan Rodgers menghadapi dua jadwal tandang yang berat, yaitu kontra Manchester City di Etihad Stadium (27/12) dan Chelsea (29/12/2013).
Legenda Liverpool, Alan Hansen, mengatakan jika The Reds mampu mengoleksi empat angka dari dua laga tersebut, Liverpudlian bisa mulai bermimpi tim kesayangan mereka meraih gelar juara liga untuk pertama kalinya sejak 1989/90. "Tapi saya yakin bahaya bagi semua orang yang terhubung dengan klub, bila mereka terlalu yakin akan menjuarai liga," tulis Hansen di Irish Independent.
Empat angka dari dua pertandingan? Rasanya sulit apalagi mengingat Manchester City begitu perkasa di kandang sepanjang musim ini. Dari delapan laga kandang Premier League musim ini skuad asuhan Manuel Pellegrini selalu meraih hasil sempurna.
Rentetan itu juga dibarengi torehan 35 gol dari total 51 gol mereka hingga pekan ke-17. Etihad Stadium juga menjadi kuburan bagi tim-tim besar seperti Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal. Dua nama terakhir bahkan kemasukan enam gol ketika melawat ke Etihad Stadium.
Namun demikian Brendan Rodgers sama sekali tidak gentar menghadapi dua laga sulit ini. Mengenai lawatan ke Manchester, Rodgers secara terang-terangan menyatakan timnya justru menantikan hal tersebut. Rodgers mengatakan pada musim lalu timnya nyaris menang meski akhirnya bermain imbang 2-2.
"Kami sedang menikmati tren yang bagus, kualitas permainan kami saat ini berada di level atas. Kami sangat baik menekan lawan dan ambisi kami untuk merebut bola bagus. Kami akan menghadapi Boxing Day dalam momen yang sangat bagus," tutur pria Irlandia Utara tersebut di situs resmi klub.

Senin, 23 Desember 2013

Penutupan SEA Games XXVII

SEA Games XXVII resmi ditutup pada Minggu (22/12/2013) malam. Thailand menjadi juara umum, sementara Myanmar juga meraih sukses tuan rumah. Indonesia? Untuk kali ketiga 'Merah Putih' terlempar dari tiga besar.

Seremoni penutupan SEA Games XXVII dilangsungkan di Wunna Theikdi Stadium, Nay Pyi Taw. Pertunjukan musik selama sekitar satu jam yang diselingi dengan penampilan arti-artis Myanmar dan pertunjukan kesenian setempat memeriahkan acara yang dihadiri langsung oleh Presiden Thein Sein itu.

Setelah secara dimulai pada 11 Desember lalu, SEA Games edisi tahun 2013 resmi ditutup. Tampil sebagai juara umum di event antarnegara se-Asia Tenggara ini adalah Thailand. Kontingen 'Gajah Putih' total merebut 107 emas, 94 perak dan 81 perunggu.

Ini merupakan gelar juara umum ke-12 buat Thailand, sejak event ini pertama digelar tahun 1959 silam dengan nama Southeast Asian Peninsular Games. Indonesia masih menjadi negara tersukses kedua dengan 10 kali jadi juara umum, meski baru berpartisipasi sejak tahun 1977.

Terlepas dari beberapa kendala di sana-sini, dan keluhan-keluhan yang muncul sepanjang penyelenggaraan, Myanmar terbilang sukses menggelar event dua tahunan tersebut. Mereka menepis kekhawatiran dan keraguan yang sebelumnya sempat menyeruak terkait kemampuan menggelar event SEA Games.

Bukan cuma sukses menjadi tuan rumah, Myanmar juga meraih sukses prestasi karena mereka bercokol di posisi dua klasemen perolehan medali. Hingga Senin (23/12/2013) dinihari WIB mereka mengumpulkan 86 emas, 62 perak dan 85 perunggu.

Duduk di posisi tiga klasemen akhir perolehan medali adalah Vietnam dengan koleksi 73 emas, 86 perak dan 86 perunggu.

Sabtu, 21 Desember 2013

PREVIEW Final SEA Games 2013: Indonesia - Thailand

Timnas Indonesia U-23 bakal menantang Thailand U-23 pada laga final cabang sepakbola SEA Games 2013 di Stadion Zayyarthiri, Nay Pyi Taw, Sabtu (21/12) malam.

Seperti diketahui, timnas U-23 lolos ke partai final usai menang atas Malaysia U-23 melalui adu penalti, skor 5-4. Sedangkan Thailand menang tipis 1-0 atas Singapura U-23.

Bisa dibilang, faktor kebugaran fisik para pemain kedua tim bakal sangat menentukan pada laga final nanti. Pasalnya, baik pemain Indonesia maupun Thailand sama-sama hanya memiliki waktu satu hari untuk memulihkan kondisi fisik. Mengingat, mereka melakoni laga semifinal, Kamis (19/12) kemarin.

Thailand sedikit lebih beruntung lantaran pada babak semifinal,tidak harus melalui perpanjangan waktu 2x15 menit dan adu penalti, seperti yang dialami Indonesia ketika mengalahkan Malaysia.

Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan pun menyadari hal itu. Dia tak ingin kebugaran pemain menjadi kendala, dan membuat dirinya kembali gagal membawa skuat Garuda Muda meraih medali emas. Sebelumnya, pada SEA Games 2011 pelatih yang akrab disapa RD ini gagal mempersembahkan emas setelah timnya takluk dari Malaysia U-23 pada laga final melalui adu penalti, skor akhir 4-5.

Faktor lain yang patut dibenahi oleh Kurnia Meiga Hermansyah dan kawan-kawan adalah kedisiplinan dalam mengawal setiap pergerakan para pemain Thailand. Itu supaya tidak terjadi lagi kebobolan banyak gol seperti yang terjadi pada fase penyisihan grup B.

Saat itu, timnas U-23 kalah dengan skor cukup telak 1-4, 12 Desember lalu. Tim berjulukan Gajah Perang itu memiliki para pemain yang punya naluri mencetak gol sangat tajam.

Bahkan, sementara ini top skor Thailand adalah seorang bek, Pravinwaat Boonyong, yang sudah mengemas tiga gol. Itu membuktikan, Thailand berbahaya di semua lini.

Dari segi mental bertanding, bisa dibilang para pemain timnas U-23 sudah lumayan teruji. Setidaknya, dalam dua laga terakhir ketika mengalahkan tuan rumah Myanmar (1-0), 16 Desember 2013, serta Malaysia di babak semifinal.

Permainan pun lebih berkembang. Itu juga didukung oleh perubahan pola yang diterapkan RD dalam dua laga terakhir dari 4-2-3-1 menjadi 4-4-2.

Kemungkinan besar, RD bakal menurunkan komposisi pemain yang tidak jauh beda seperti saat mengalahkan Malaysia. Mungkin hanya Egi Melgiansyah saja yang diganti dengan Dedi Kusnandar, yang sudah bisa bermain lagi setelah hukuman akumulasi dua kartu kuningnya selesai.

Di lain pihak, kubu Thailand juga tak ingin menganggap remeh Indonesia, meski bisa menang telak pada babak penyisihan grup B. Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang, mengingatkan skuat asuhannya untuk tetap mewaspadai setiap jengkal pergerakan para pemain timnas U-23.

Kiatisuk sepertinya bakal memainkan skema 4-3-3 di laga ini dan memanfaatkan serangan dari sisi sayap kanan dan kiri, untuk membongkar pertahanan timnas U-23.

Menarik menunggu laga kedua tim, lantaran ini adalah pertemuan ketiga mereka di partai final SEA Games. Sebelumnya, kedua tim bentrok pada pertandingan final SEA Games 1991 dan 1997. Baik Indonesia dan Thailand saling mengalahkan dalam dua laga final itu melalui adu penalti.

Pada SEA Games 1991 Manila, Indonesia menang 4-3. Sementara pada SEA Games 1997 Jakarta, giliran Thailand yang unggul 5-3. Seperti diketahui, medali emas SEA Games 1991 Manila, Filipina, merupakan medali emas terakhir yang digenggam Merah Putih pada cabang sepakbola SEA Games.

Thailand pun sedang berupaya menggenggam lagi medali emas sepakbola setelah lepas dari tangan mereka dalam dua SEA Games terakhir.

Jumat, 20 Desember 2013

Indonesia Patahkan Rekor 12 Tahun

Kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Malaysia U-23 1-1 (4-3 penalti) pada babak semifinal cabang olahraga sepak bola SEA Games XXVII/2013 di Myanmar, merupakan kemenangan perdana sejak 2001.Sepak bola SEA Games mulai menggunakan pemain di bawah 23 tahun mulai SEA Games 2001 Kuala Lumpur.
Melihat catatan ke belakang, pada pertemuan pertama kali Timnas U-23 pada 2001, Indonesia menderita kekalahan 1-2 dari Malaysia pada babak penyisihan. Kemudian pada SEA Games 2005 di Bacolod, Filipina, Garuda Muda kembali bertemu Harimau Muda Malaya. Ketika itu di pertandingan perebutan tempat ketiga, sayang Indonesia takluk 1-0.
Pada SEA Games 2011 di Jakarta-Palembang, Indonesia, Garuda Muda dua kali bertemu Malaysia. Pertandingan pertama terjadi pada babak penyisihan, Indonesia ketika itu takluk 0-1. Kemudian, kedua negara bertemu di pertandingan final, hasilnya Indonesia takluk 1-1 (3-4 penalti).
Indonesia akhirnya mampu meraih kemenangan perdana atas Malaysia pada pertandingan semifinal SEA Games 2013 di Myanmar.
Apabila melihat ke belakang dari sejarah pertemuan Indonesia dan Malaysia di SEA Games, keduanya telah bersua sebanyak 15 kali dan Indonesia dan Malaysia berbagi hasil imbang sama-sama meraih tujuh kali kemenangan, sementara satu laga sisanya berakhir imbang
Rekor Pertemuan Indonesia vs Malaysia di SEA Games: 
1977: Indonesia 2-1 Malaysia (penyisihan)
1979: Indonesia 0-0 Malaysia (penyisihan)
1979: Indonesia 0-1 Malaysia (final)
1985: Malaysia 1-0 Indonesia (perebutan perunggu)
1987: Indonesia 1-0 Malaysia (final)
1989: Malaysia 2-0 Indonesia (penyisihan)
1991: Indonesia 2-0 Malaysia (penyisihan)
1995: Indonesia 3-0 Malaysia (penyisihan)
1997: Indonesia 4-0 Malaysia (penyisihan)
1999: Indonesia 6-0 Malaysia (penyisihan)
2001: Malaysia 2-1 Indonesia (penyisihan)
2005: Malaysia 1-0 Indonesia (perebutan perunggu)
2011: Malaysia 1-0 Indonesia (penyisihan)
2011: Malaysia (4) 1-1 (3) Indonesia (final)
2013: Indonesia (4) 1-1 (3) Malaysia (semifinal)